GUNUNGKIDUL - Para petani di Gunungkidul perlu mewaspadai penyakit antraks pada awal musim hujan tahun ini.
Sebab, rumput mulai tumbuh menyebabkan terjadinya kontak dengan spora yang ada di tanah.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul Wibawanti Wulandari mengatakan, penyakit zoonosis ini harus diwaspadai.
Sebab bakteri spora antraks bisa bertahan selama puluhan tahun sehingga ancaman tetap ada.
"Perlu waspada karena virusnya sudah masuk Gunungkidul," kata Wibawanti Rabu (13/12/2023).
Namun secara kasus menurutnya terkendali, terbukti sudah tidak lagi hewan ternak terpapar.
Berdasarkan data, temuan antraks terakhir terjadi pada Juni 2023 di wilayah Kapanewon Semanu.
Di Padukuhan Jati, Kalurahan Candirejo 148 orang sudah dites dan hasilnya 45 orang dinyatakan positif antraks, waktu itu.
Tes antraks juga dilakukan di Padukuhan Semuluh Lor, Ngeposari.
''Sebanyak 22 orang yang dites dan satu warga dinyatakan positif. Tapi sekarang semua sembuh,” kata Dewi Irawaty. (gun/iwa)