Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Puluhan Pelaku Wisata di Gunungkidul Kantongi Sertifikasi Hospitality

Gunawan RaJa • Jumat, 17 November 2023 | 00:00 WIB
 
LANGKAH MAJU: Penutupan pelatihan dan sertifikasi hospitality BOB kawasan wisata Borobudur di Nglanggeran, Patuk Kamis (16/11). (GUNAWAN/Radar Jogja)
LANGKAH MAJU: Penutupan pelatihan dan sertifikasi hospitality BOB kawasan wisata Borobudur di Nglanggeran, Patuk Kamis (16/11). (GUNAWAN/Radar Jogja)



GUNUNGKIDUL - Puluhan pelaku wisata di Gunungkidul telah mengantongi sertifikasi hospitality SDM Parekraf Kawasan Pariwisata Borobudur. Setelah dilakukan pelatihan dan sertifikasi diharapkan para peserta bisa mempraktekkan ilmunya ke dalam dunia kerja.

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Agustin Peranginangin mengatakan, pelatihan dan Sertifikasi Hospitality SDM Parekraf Kawasan Pariwisata Borobudur bekerja sama dengan PT Putri Kedaton Group.

"Pelatihan digelar selama 86 hari," kata Agustin Peranginangin disela penutupan pelatihan dan sertifikasi hospitality BOB kawasan wisata Borobudur di Nglanggeran, Patuk Kamis (16/11).
 

Dia menjelaskan, selama 86 hari para peserta mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan. Diawali dengan pembukaan, 6 hari pelatihan, 2 hari experience learning di hotel berbintang, 75 hari pemagangan, satu hari uji kompetensi  dan penutupan.

"Ini juga merupakan salah satu langkah nyata terkait dengan upaya pengurangan angka kemiskinan ekstrem," ujarnya.

Pihaknya berharap, setelah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi hospitality, para peserta menjadi SDM yang terampil dan tersertifikasi di bidang hospitality. Dengan skema pelatihan front office (bell boy), food dan beverage (F&B produk, waiter/s), housekeeping (room attendant).
 

"Itu sudah dilatih sehingga siap untuk menjadi tenaga kerja langsung di Kabupaten Gunungkidul dan sekitar,” jelasnya.

Menurutnya, pembekalan SDM pariwisata diperkuat dengan pelaksanaan pemagangan selama 2,5 bulan di hotel bintang 4, salah satunya di wilayah Gunungkidul.
 
Proses pemagangan penting sebagai media pembelajaran para peserta sebelum terjun di industri pariwisata sesungguhnya.

"Selain pelatihan dan pemagangan, peserta mengikuti sertifikasi kompetensi Bersama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)," ungkapnya.
 
Dikatakan, sertifikasi tersebut merupakan proses yang penting untuk memastikan kompetensi para peserta dalam hal pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang profesional. Sehingga puluhan peserta diharapkan dapat mengembangkan pariwisata.
 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Oneng Windu Wardana menyambut baik pelatihan dan sertifikasi hospitality SDM Parekraf Kawasan Pariwisata Borobudur.

"Tentu menjadi langkah maju sekaligus bekal bagi para pelaku wisata agar lebih profesional saat masuk ke dalam dunia kerja," kata Oneng Windu Wardhana. (gun) 
Editor : Amin Surachmad
#pelaku wisata #hospitality #sertifikasi