Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bawaslu dan Satpol PP Turunkan Paksa 1590 APS Parpol Bermasalah

Gunawan RaJa • Selasa, 14 November 2023 | 21:58 WIB
MELANGGAR - Petugas melakukan pencopotan paksa terhadap APS Parpol bermasalah di wilayah Kapanewon Playen Selasa (14/11) (Satpol PP untuk Radar Jogja)
MELANGGAR - Petugas melakukan pencopotan paksa terhadap APS Parpol bermasalah di wilayah Kapanewon Playen Selasa (14/11) (Satpol PP untuk Radar Jogja)

GUNUNGKIDUL - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Satpol PP Kabupaten Gunungkidul menertibkan alat peraga sosialisasi (APS) partai politik. Ribuan APS diturunkan paksa karena bermasalah.


Razia APS parpol dilaksanakan hingga delapan hari kedepan, mulai 14 November sampai dengan 21 November 2023.
 
Lokasinya menyasar wilayah Kapanewon Playen, Patuk, Wonosari, Semanu, Rongkop, Girisubo, Nglipar, Ngawen, Semin dan Karangmojo.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Gunungkidul Kustanto Yuniarto mengatakan, berdasarkan hasil pendataan tercatat ada 4000 APS  dipasang di ruang publik.
 
Dari total 4000 APS, 1590 diantaranya masuk dalam daftar penertiban.
 
Baca Juga: Beberapa Tips Ampuh Untuk Menurunkan Demam, Bagaimana Caranya..

"Sebanyak 30 persen APS melanggar aturan sehingga kami turunkan," kata Kustanto Yuniarto Selasa (14/11).

Dia menjelaskan, APS terpaksa ditertibkan karena menyalahi aturan. Seperti, ada unsur ajakan untuk memilih calon, baik berupa kalimat maupun tanda gambar. Kemudian dari Satpol PP juga dilibatkan.

"Diketahui tata cara pemasangan atribut reklame tidak sesuai ketentuan. Misalnya, dipasang menempel di pohon, menempel pada tiang lampu dan yang lain," ujarnya.

Kata Kustanto, APS compang camping dan menjadi sampah visual juga diturunkan karena mengganggu estetika keindahan. 
 
Pihaknya mengklaim, pencopotan APS telah dikomunikasikan dengan pengurus partai politik.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Gunungkidul Edy Basuki mengkonfirmasi penertiban reklame maupun APS. Pada hari pertama lokasi razia berlangsung di wilayah Kapanewon Playen.
 
Baca Juga: Pameran Buku di Perpustakaan Purworejo, Tingkatkan Minat Baca dan Kunjungan Perpustakaan

"Untuk data belum bisa kami sampaikan karena petugas masih berada di lapangan," kata Edy Basuki.

Terpisah, Ketua DPC Demokrat Gunungkidul Henry Ardiyanta membenarkan salah satu APS Demokrat ikut diturunkan oleh Bawaslu maupun Satpol PP. Dia mendukung kegiatan tersebut sepanjang sesuai dengan ketentuan.

"Iya ada penertiban APS," kata Henry Ardiyanta. (gun)
 
Editor : Bahana.
#APS #Gunungkidul #bawaslu #Sat Pol PP