GUNUNGKIDUL - Hujan di Gunungkidul memicu kerusakan rumah dan fasilitas pemerintah. Di Kapanewon Semin, puluhan atap rumah penduduk disapu angin kencang. Sementara itu, tanah labil menggerus halaman kantor Kapanewon Patuk.
Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul merekap data dampak bencana musim hujan. Dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (13/11) siang, sebanyak 48 rumah di Kapanewon Semin dilaporkan terdampak.
"Kerusakan ada di Kalurahan Rejosari, Kapanewon Semin akibat hujan disertai angin kencang," kata Kepala BPBD Kabupaten Gunungkidul Purwono Selasa (14/11).
Berdasarkan data Tim Reaksi Cepat (TRC) yang diterjunkan BPBD, 11 kepala keluarga (KK) terdampak. Para korban berasal dari Padukuhan Kaligayam Kidul, 22 KK, Padukuhan Sempu Lor dan 15 KK di Padukuhan Sempu Kidul.
"Hari ini ada kerja bakti untuk perbaikan. Kami siapkan logistik berupa bantuan permakanan untuk membantu warga,” ujarnya.
Sementara itu, di hari yang sama bagian halaman kantor Kapanewon Patuk amblas. Kantor yang baru sekitar satu bulan selesai dibangun dan ditempati terdampak hujan deras.
"Sejak dulu tanah itu memang labil karena pemadatan urugan belum maksimal. Besuk mulai diperbaiki, masih dalam masa pemeliharaan," kata Kepala Dinas Pekerjaam Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko. (gun)
Editor : Amin Surachmad