GUNUNGKIDUL - Ada yang menarik dari hasil seleksi administrasi pasca-sanggah pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2023. Ijazah seorang pelamar sempat dikira palsu, tapi setelah dicek ternyata asli.
Kepala Bidang Formasi Pengembangan dan Data Pegawai, BKPPD Gunungkidul Farid Juni Haryanto mengatakan, dari hasil seleksi sebanyak 28 orang pelamar dinyatakan memenuhi syarat (MS).
"Sudah diumumkan seleksi administrasi pasca sanggah," kata Farid Juni Haryanto Jumat (3/11).
Die menjelaskan, ke 28 peserta sanggah yang diterima dari formasi P3K guru sebanyak satu orang, tenaga kesehatan 7 orang, dan P3K teknis sebanyak 20 orang. Sedangkan, sebelumnya total yang mengajukan sanggah sebanyak 195 orang.
"Di antara peserta sanggah yang kemudian dinyatakan lulus awalnya terkendala ijazah. Sempat dicurigai tidak asli, tapi setelah kami cek ternyata asli," ungkapnya.
Dengan demikian, jumlah pelamar yang dinyatakan lolos administrasi sebanyak 1.056 orang. Terdiri dari guru sebanyak 384 orang, nakes 172 orang, dan teknis mencapai 500 orang.
Untuk tahapan selanjutnya, peserta lulus administrasi berhak mengikuti seleksi computer assisted test (CAT).
“Tapi sampai sekarang masih menunggu penetapan tanggal tes dan tempatnya di mana,” ujarnya.
Dia juga berharap agar seluruh pelamar, untuk dapat aktif memantau perkembangan informasi selanjutnya melalui portal https://sscasn.bkn.go.id.
Para pelamar supaya dapat mempersiapkan diri mengikuti tes CAT, sehingga nanti bisa lolos dan diangkat pemerintah daerah menjadi P3K.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Sri Suhartanta mengatakan, selama pendaftaran berlangsung toal ada 2.160 pendaftar. Terdiri dari pelamar tenaga pendidik atau guru, fungsional tenaga kesehatan dan formasi fungsional teknis.
"Tidak ada titip-titipan. Kalau ada yang menawarkan kemudahan dipastikan penipuan," kata Sri Suhartanta. (gun)