Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Buku '100 Ide untuk Gunungkidul', Hasil Diskusi Rifki Praptama selama di Perantauan

Heru Pratomo • Minggu, 29 Oktober 2023 | 21:47 WIB

 

Penulis buku Rifki Praptama saat launching dan bedah buku terbarunya
Penulis buku Rifki Praptama saat launching dan bedah buku terbarunya

RADAR JOGJA - Mewujudkan mimpi untuk Gunungkidul menjadi lebih maju dan berbudaya jadi alasan penulis Rifky Praptama me-launching buku '100 Ide untuk Gunungkidul'. Berisi narasi terkait impian dan harapannya, bersama warga Gunungkidul lainnya untuk bersama memajukan wilayahnya. 

 

“Perjalanan saya dalam menulis buku ini saat masih di perantauan, jadi segala masa-masa di perantauan kenapa bisa merantau ini bagian dari segala kegelisahan saya," katanya dalam launcing dan bedah buku di Gedung Universitas Gunungkidul (UGK) kampus 2 lantai 3. Sabtu (28/10). 

Hadir pula para mahasiswa untuk berpatisipasi. Para pembicara atau narasumber dihadiri oleh Murtada, Dr. Drs Djurniawan Karna Djaja, Vita Krisnadewi, Pramuji Raharja, Dr. Drs.H. Immawan Wahyudi, M.H dan, budayawan Lekso Jumeno 

 

Rifky Praptama sendiri adalah salah seorang Putra Handayani yang telah menjadi contoh yang baik,di tempat kelahiran sendiri. Dia terpanggil dengan 100 ide atau narasi ide di Gunungkidul. "Kemudian kurang lebih dari dua tahun saya sudah mulai menulis ide ini berdasarkan dari hasil obrolan teman-teman," kata Rifky Praptama.

 

“Jadi memang jujur tidak 100 persen ide ini tercurahkan dalam pikiran saya tapi ini adalah dari bahan diskusi ke kelompok-kelompok lain dari teman-teman yang lain  dan ahirnya kita coba tuangkan buku ini," tambahnya. Terkait tanggal peluncuran yang dibarengkan dengan momen Sumpah Pemuda 28 oktober 2023  ini di-launching dan disebarkan di publik. 'Insyallah seluruh masyarakat Gunungkidul bisa mengakses juga dalam melalui digitalnya di  RifkyPraptama.net," lanjut Rifky.

 

 

Di Web Rifkypraptana.net setiap harinya ada updatetan tentang ide-ide. Yang paling terpenting, lanjut dia, dalam buku ini kami mengajak para generasi muda di Gunungkidul bahwa harus bermimpi, berani harus memajukan tata kelahiran kita, memajukan tempat kelahiran kita, bermimimpi lebih tinggi harus mewujudkanya. 

“Jadi tujuh sektor yang saya tuangkan dalam buku ini dan nantinya untuk menjadi modal yang sangat berharga untuk nanti menjadi bahan diskusi bersama serta mewujudkanya dalam realita,“  tambah Rifky.

 

 

Menurutnya lunching bedah buku ini  adalah salah satu bentuk menyebarluaskan kepada generasi muda serta seluruh masyarakat Gunungkidul sebagai ide-ide diskusi bersama dan mewujudkan mimpi untuk Gunungkidul menjadi lebih maju dan berbudaya. 

Narasumber Lekso Jumeno mengatakan, perlu mengartikulasikan kegiatan seni budaya dan agama menjadi berpaduan dalam  adat istiadat seni tradisi budaya untuk tetap mencintai dan melestarikan mengedepankan adat dan tradisi setiap masing-masih wilayah di Gunungkidul. Sekaligus menjadi generasi muda penerus yang mencintai budaya dalam bagian dari makna filosofi, Budaya di gunungkidul tidak boleh usang termakan umur.

 

 “Jadi generasi muda harus mencitai budaya, adat, seni, tradisi di Gunungkidul untuk bersama-sama dalam melestarikan dan nemajukan budaya Gunungkidul,” pesannya.

 

 

Editor : Heru Pratomo
#Gunungkidul #buku #generasi muda #penulis #Bedah