Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Berwisata Air di Desa Wisata Banjoe Adji, Srigading, Sanden

Gregorius Bramantyo • Minggu, 15 Oktober 2023 | 18:25 WIB
ASYIK: Pengunjung saat menikmati perahu kano menyusuri Sungai Winongo Kecil di Desa Wisata Banjoe Adji.Dokumentasi Desa Wisata Banjoe Adji
ASYIK: Pengunjung saat menikmati perahu kano menyusuri Sungai Winongo Kecil di Desa Wisata Banjoe Adji.Dokumentasi Desa Wisata Banjoe Adji

 

RADAR JOGJA - Kabupaten Bantul memiliki destinasi baru di Desa Wisata Banjoe Adji. Cocok bagi pecinta olahraga air atau wisatawan yang suka tantangan. Lokasinya yang di Dusun Baran, Srigading, Sanden.

Wahana baru berupa wisata air perahu kano melengkapi destinasi di Desa Wisata Banjoe Adji. Desa wisata ini terkenal akan olahan bawang merah dan kuliner bebek plenteng serta camilan aneka peyek.

Wahana wisata baru berupa perahu kano ini sendiri resmi telah beroperasi pada 27 Agustus lalu. Dengan wahana wisata baru ini, pengunjung bisa menaiki perahu kano di sepanjang Sungai Winongo Kecil yang terletak di Jalan Samas, Baran, Srigading.

Ketua pengelola Desa Wisata Banjoe Adji Sudiman mengatakan, Desa Wisata Banjoe Adji juga telah sudah mendapatkan persetujuan dari desa setempat. Untuk pengelolaan dan operasional prosedur melalui Surat Keputusan (SK) Lurah Srigading.

Dia menjelaskan, Desa Wisata Banjoe Adji menawarkan permainan kano menyusuri Sungai Winongo Kecil bagi wisatawan yang berkunjung. Tarif sekali perjalanan sebesar Rp 10 ribu per orang dengan durasi waktu kurang lebih 10 menit.

Satu kano bisa diisi satu orang atau dua orang. Menyusuri sungai dari Dam Samas sampai Jembatan Abang. "Kurang lebih satu kilometer. Ini sungai Winongo Kecil yang tidak surut meski musim kemarau," katanya.

Sudiman mengatakan, untuk sementara ini operasional wisata kano di Sungai Winongo Kecil dibuka pada libur akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu. Dengan perahu kano yang disiapkan sebanyak tujuh kano yang didanai dari Dana Keistimewaan (Danais) Pemda DIJ. Pengunjung sendiri berkisar 30 orang per harinya. "Yang datang kebanyakan dari sekitaran Bantul, kemudian sebagian dari luar daerah seperti dari Magelang juga ada," ujarnya.

Terkait standar keamanan, pengelola sudah membuat standar operasional prosedur (SOP) untuk keselamatan. Sehingga wisatawan mau tidak mau jika naik perahu kano harus memakai helm, jaket pelampung, dan tidak boleh berdiri di atas kano.

Menurutnya, jika tidak berdiri di atas kano akan aman dan tidak akan terbalik. Kedalaman air sendiri 2,5 sampai tiga meter. "Kami sudah kerjasama dengan tim SAR, sehingga kalau banyak pengunjung kami koordinasi dengan tim SAR. Kebetulan salah satu pengurus kami juga sebagai anggota SAR," katanya.

Pengelola wisata ini sendiri telah menyiapkan sebanyak 21 unit perahu kano untuk wisata air di tempat ini. Wisata perahu kano ini beroperasi setiap hari mulai pukul 07.00 sampai 17.30. (tyo/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#Desa Wisata Banjoe Adji #perahu kano #sungai winongo #Bantul