Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Duh, DLH Temukan Kepiting hingga Bulu Babi Mati di Lokasi Pantai Tercemar Limbah Cair

Gunawan RaJa • Senin, 9 Oktober 2023 | 00:18 WIB
PERLU DITELITI - Petugas menunjukkan biota laut mati di Pantai Krakal dan Slili pasca tercemar limbah cair Minggu (8/10)
PERLU DITELITI - Petugas menunjukkan biota laut mati di Pantai Krakal dan Slili pasca tercemar limbah cair Minggu (8/10)

 

RADAR JOGJA - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul merilis informasi terkini di lokasi pantai yang tercemar limbah cair. Biota laut dalam skala kecil seperti kepiting dan bulu babi ditemukan mati.

 

"Laporan dari petugas kami di lapangan ditemukan kepiting kecil, binatang laut sama bulu babi mati di Pantai Slili dan Krakal," kata Kepala DLH Gunungkidul Harry Sukmono Minggu (8/10) sore. 

 

 

Untuk memastikan apakah ada benang merah dengan air laut tercemar limbah cair, besok Senin (9/10) akan mendalami sampel air dan limbah di dua pantai tersebut.

 

 

"Kami ujikan di laboratorium. Sehingga bisa dianalisa dan simpulkan sebabnya apa," ujarnya.

 

Pihaknya berharap kejadian ini terlokalisir, sehingga wisatawan, dan masyarakat di sekitar pantai tidak terganggu.

 

Sementara itu, Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron Marjono mengatakan, petugas dibantu wisatawan telah membersihkan pantai yang tercemar limbah cair.

 

"Bagian pasir diinjak-injak wisatawan, petugas juga menimbun cairan tersebut," kata Marjono.

 

Pihaknya membenarkan, sejumlah biota laut mati di lokasi penemuan limbah cair yang diduga solar. Namun demikian, jumlahnya sangat sedikit dan terlalu dini jika dikaitkan dengan munculnya limbah.

 

"Kebetulan cuaca sangat panas, bisa jadi biota laut mati karena kepanasan. Tapi kalau dikaitkan dengan limbah cair, perlu penelitian lebih jauh," ujarnya.

 

Sebelumnya, limbah cair mirip solar mendarat di Pantai Krakal dan Slili, Gunungkidul. 

 

 

Seorang wisatawan lokal, Mayarisari menceritakan, bersama dengan anggota keluarga tengah berkunjung ke Pantai Krakal, Kemadang, Tanjungsari dan Pantai Slili, Sidoharjo, Tepus Sabtu (7/10). Dia mengaku kaget melihat air laut tercemar cairan berwarna pekat.

 

"Anak saya bermain air, tangan dan kakinya belepotan seperti ada olinya," kata Mayarisari Minggu (8/10).

 

Dikatakan, secara kasat mata limbah cair memang tidak terlihat. Namun ketika anggota badan masuk ke dalam air laut, terasa licin dan meninggalkan noda warna hitam. Pihaknya langsung berupaya mencari informasi kesana kemari namun belum ada titik terang.

 

"Karena (limbah) tidak kelihatan, kita sebelumnya asyik saja main air," ujarnya. (gun)

 

 

Editor : Heru Pratomo
#tercemar #Gunungkidul #limbah cair #DLH #pantai