GUNUNGKIDUL, Radar Jogja - Eks aparatur sipil negara (ASN) berinisial H, wadul ke pimpinan DPRD Gunungkidul. Pertemuan ini baru bisa terlaksana setelah sebelumnya batal digelar.
Mantan pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul (sebelumnya tertulis pegawai dinas pendidikan), datang ke kantor dewan di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, siang tadi (13/9).
Audiensi berlangsung tertutup dipimpin oleh Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Wakil Ketua Suharno, dan anggota Komisi A. Sementara dari eksekutif tampak hadir Kepala Dikpora Supriyanto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Iskandar beserta jajaran. Dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, audiensi selesai menjelang dzuhur.
Baca Juga: Dulu Kurir, Kini Pakai Pay Later, Tenaga ASN Kini Tergantikan dengan Teknologi
Usai audiensi, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengatakan, inisial H oleh bupati diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sejak 1 Juli 2022. Mestinya jika ingin memberhentikan ASN tahapan-tahapan harus dilakukan.
"Pertama administrasi, kedua mediasi. Tapi ini (keputusan bupati) langsung vonis pemberhentian tidak atas permintaan sendiri," kata Suharno.
Dewan tidak berpikir kepada siapa pelaku, siapa korban tapi berpikirnya kepada regulasi dan aturan.
"DPRD menyampaikan kepada bupati untuk taat kepada rekomendasi BPASN," ujarnya.
Memberikan rekomendasi berupa mengaktifkan status ASN supaya kembali berdinas. Namun jika bupati tetap tidak mengindahkan, nanti bupati akan mendapat sanksi administratif.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, persoalan ini bukan semata-mata tentang asusila. Wakil rakyat juga tidak "menghalalkan" adanya perselingkuhan.
"Akan tetapi yang sekarang diperjuangkan adalah tentang taat asas dan aturan. Patuh kepada aturan di atasnya yakni rekomendasi BPASN," kata Endah.
Di bagian lain, pejabat pemkab yang hadir dalam audiensi memilih enggan memberikan keterangan. Silakan ke dewan, karena yang menyelenggarakan (audiensi) di sana," kata Kepala BKAD Iskandar. (gun)