Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jelang HUT RI, BLT Dana Desa Cair

Gunawan RaJa • Kamis, 17 Agustus 2023 | 17:45 WIB
KABAR GEMBIRA - Seorang warga menunjukkan bukti undangan pencairan BLTDD di wilayah Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Rabu (16/8/23).
KABAR GEMBIRA - Seorang warga menunjukkan bukti undangan pencairan BLTDD di wilayah Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk, Rabu (16/8/23).

RADAR JOGJA - Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) triwulan ke II TA 2023 di Kabupaten Gunungkidul cair. Realisasinya berdekatan dengan perayaan HUT ke- 78 RI, pencairan berlangsung di masing-masing kalurahan.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP2KB) Kabupaten Gunungkidul Subiyantoro mengatakan, BLT DD diberikan setiap tahun. "Terbagi dalam empat triwulan," kata Subiyantoro, Rabu (16/8/23).

Dia menjelaskan, BLT DD diberikan kepada warga miskin yang ada di kalurahan. Dana sebesar Rp 300 ribu diserahkan setiap tiga bulan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) BLTDD. Jika dirapel maka besaran BLTDD mencapai Rp 900 ribu."Jumlah penerima BLT Dana Desa setiap tahun ada perubahan," ujarnya.

Penurunan jumlah penerima bantuan terjadi karena alokasi BLTDD hanya 10-25 persen dari pagu yang dimiliki kalurahan. Ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan No.201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa."Meski jumlah penerima berkurang, besaran bantuan tidak berubah. Sekarang sejumlah kalurahan mulai pencairan," jelasnya.

Lebih rinci, total penerima BLTDD se Kabupaten tahun ini sejumlah 6435 penerima manfaat. Kapanewon Playen 494 KPM, Patuk 331, Panggang 240, Paliyan 260, Nglipar 265, Ngawen 255, Karangmojo 384, Gedangsari 378, Girisubo 310, Purwosari 307, Ponjong 532, Rongkop 366, Saptosari 394, Semanu 307, Semin 393, Tanjungsari 276, Tepus 397, dan Kapanewon Wonosari 546 KPM."BLTDD memiliki manfaat yang strategis untuk pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Selain BLTDD, tahun ini Program Keluarga Harapan (PKH) juga turun. Bahkan dalam angka nasional jumlah penerima bertambah. Peningkatan KPM membawa dampak di Kabupaten Gunungkidul.

Koordinator PKH Kabupaten Gunungkidul Herjun Pangaribowo mengatakan, wilayahnya di 2023 ada tambahan sebanyak 1669 KPM."Total tahun ini sebanyak 55.972 KPM untuk tahap dua tahun 2023," kata Herjun.

Adapun pencairan PKH terbagi dalam empat termin selama setahun, atau setiap tiga bulan sekali. Nominal bansos PKH setiap tahapan dibagi dalam beberapa kategori. Seperti difabel, dan lansia berhak berhak atas bansos sebesar Rp 600 ribu.

Sementara itu, Lurah Mulo, Kapanewon Wonosari Giyanto mengatakan, realisasi BLTDD tahap II tahun ini sedang berproses. Rencana pencairan dilakukan pada Jumat pekan ini."Jumlah penerima BLTDD tahap II 50 keluarga," kata Giyarto.

Terpisah, anggota DPRD Gunungkidul Ari Siswanto berharap data penerima program bansos tepat sasaran. Jika dalam perkembangannya terjadi perubahan data secepatnya disosialisasikan kepada masyarakat.“Tujuannya agar jangan sampai muncul permasalahan di kemudian hari,” kata Ari. (gun/din)

Editor : Satria Pradika
#bantuan langsung tunai (blt) #Gunungkidul #dana desa