RADAR JOGJA - SMK N 1 Tanjungsari menggandeng lembaga pelatihan kapal pesiar. Harapannya peserta didik yang sudah lulus, dapat bekerja ke luar negeri.
Kepala Sekolah SMK N 1 Tanjungsari Supriyadi mengaku telah melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU). Oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta, SMK N 1 Tanjungsari, dan PT Marine Cruise Jogjakarta.
"Kerja sama antarindustri dan dunia pendidikan sangat penting dilakukan. Mengingat banyak lulusan SMK yang membutuhkan penyerapan di dunia industri," kata Supriyadi usai launching Kelas Industri dan wisuda siswa angkatan ke XVIII Tahun 2023 Senin (22/5/).
Dia menjelaskan, kerja sama kelas industri dengan tujuan mempersiapkan calon pekerja kapal pesiar lebih dini supaya bisa lebih berkualitas. "(Agar, Red) nanti bisa bersaing di dunia internasional,” jelasnya.
Dikatakan, selama ini tidak sedikit alumni dari SMK Tanjungsari yang masuk ke dunia kerja kapal pesiar. Berdasarkan data, tercatat ada 29 siswa telah diberangkatkan dan bekerja di luar negeri. "Kami berkomitmen lulusan SMK bisa memberi sumbangsih untuk mengurangi kemiskinan di Gunungkidul,” ujarnya.
Sementara itu, CEO Marine Cruise Jogjakarta Rahmat Prajoko mengatakan, program ini adalah kelanjutan dari kerja sama yang didukung sepenuhnya oleh Bupati Gunungkidul supaya mempercepat pengentasan kemiskinan dan komitmen mengirim skill worker ke dunia kerja internasional.
Dalam kesempatan itu, juga digelar wisuda siswa angkatan ke VXIII meliputi Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPK), Teknik Kapal Penangkap Ikan (TKPI), Agribisnis Perikanan (AP), serta Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan (TPHP).
Ada 40 siswa diwisuda. "Saya berharap ada publikasi yang masif sehingga sekolah ini tidak hanya dikenal di lokal, namun banyak siswa yang berasal dari luar daerah,” kata Bupati Gunungkidul Sunaryanta. (gun/eno) Editor : Editor Content