RADAR JOGJA - Jalur alternatif berupa jembatan penghubung antara Kalurahan Kampung dengan Jurangjero, Ngawen putus diterjang banjir. Akibat kejadian itu mobilitas warga terganggu, karena terpaksa mencari jalan lain sejauh 6 kilometer.
Ulu-Ulu Kalurahan Jurangjero Supriyanto mengatakan, peristiwa amblesnya jembatan di perbatasan Jurangjero-Kampung terjadi pada Rabu (3/5) sekitar pukul 19.30 diawali dengan hujan deras. Terjadi banjir dan mengakibatkan terputusnya jembatan penghubung antara dua kalurahan itu."Akses jalan terputus mengakibatkan warga harus memutar sejauh enam kilometer untuk beraktivitas," kata Supriyanto kemarin (4/5).
Berdasarkan keterangan warga, sebelum jembatan putus terdengar suara bergemuruh. Sebagian penduduk bergegas mencari sumber suara dan mendapati pohon tumbang dan badan jembatan ambles terkikis banjir."Talut di samping jembatan juga ambrol," ujarnya.
Pasca bencana, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Gunungkidul agar segera dilakukan penanganan. Dia berharap segera mendapatkan atensi mengingat akses warga sekarang terganggu."Jembatan ini memang bukan jalur utama, tapi jalan menjadi alternatif warga untuk beraktivitas. Selain itu, juga sebagai sarana anak-anak untuk bersekolah ke SMP Negeri 5 Ngawen," bebernya.
Jika harus melewati jalur utama Ngawen-Jurangjero atau sebaliknya, harus menempuh sekitar enam kilometer. Tapi dengan jalur alternatif jarak tempuh bisa dipangkas lebih cepat karena dapat memotong jalur.
Sementara itu, Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Gunungkidul Supriyadi membenarkan terputusnya jembatan mengganggu mobilitas masyarakat. Kini warga terpaksa memutar sejauh enam kilometer. “Paling kasihan anak-anak yang akan bersekolah. Berhubung akses lebih jauh, maka terpaksa harus diantar,” kata Supriyadi.
Menurut dia, kerusakan akibat banjir yang terjadi pada Rabu malam sudah dilaporkan ke BPBD Gunungkidul. Warga di sekitar lokasi langsung bersinergi kerja bakti membersihkan pohon tumbang di dekat jembatan.“Kami (TRC) ikut membantu bersama-sama dengan warga. Untuk perbaikan kami serahkan sepenuhnya ke pimpinan,” ujarnya. (gun/din) Editor : Editor Content