Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Air Terjun Kedung Kandang Tidak Termasuk Situs Warisan Geologi

Editor Content • Jumat, 14 April 2023 | 16:00 WIB
KEHILANGAN DAYA TARIK - Penampakan destinasi wisata Air Terjun Kedung Kandang, Nglanggeran, Patuk yang terkena gusur proyek jalan alternatif. GUNAWAN/RADAR JOGJA
KEHILANGAN DAYA TARIK - Penampakan destinasi wisata Air Terjun Kedung Kandang, Nglanggeran, Patuk yang terkena gusur proyek jalan alternatif. GUNAWAN/RADAR JOGJA
RADAR JOGJA - Objek wisata Kedung Kandang bukan termasuk situs warisan geologi. Wisata dengan konsep glamour camping atau glamping dengan pesona air terjun tersebut merupakan bagian dari pengembangan Desa Wisata Nglanggeran, Patuk.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Gunungkidul Harry Sukmono saat ditemui usai rapat koordinasi di Pemkab Gunungkidul kemarin (13/4)."Situs warisan geologi di wilayah ini hanya melekat pada gunungnya yakni, Gunung Api Purba Nglanggeran," kata Harry.

Dia menjelaskan, situs warisan geologi wilayah Kabupaten Gunungkidul tersebar di sejumlah kapanewon. Di Kapanewon Patuk ada Situs Gunung Api Purba Nglanggeran, Kapanewon Patuk, dan Situs Gunung Ireng, Kalurahan Pengkok.Kemudian Gunung Gentong. Padukuhan Manggung, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari. Terakhir situs geologi yang ada di Gunungkidul aalah Gunung Batur yang terletak di Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo."Memang Kendung Kandang bagian dari pengembangan desa wisata yang ada di Nglanggeran. Potensi yang ada di wilayah tersebut dibuka atau dikembangkan dalam rangka mendukung situs Gunung Api Purba," ujarnya.

Disinggung mengenai dampak proyek jalan alternatif yang menggusur wisata Kedung Kandang, pihaknya sudah ada komunikasi awal dengan pengelola. Usai Lebaran koordinasi kembali dilanjutkan melibatkan pihak terkait."Di lokasi masih ada pemandangan tanah terasering yang mungkin bisa menjadi daya tarik baru. Jembatan nanti ikonik, kemarin kami ditunjukkan dalam bentuk animasi. Nanti makanya (perlu) pemikiran baru inovasi untuk bisa mengembangkan dengan konsep baru," ucapnya.

Sementara itu Ketua Pokdarwis, Mursidi mengatakan, Air Terjun Kedung Kandang adalah salah satu daya tarik Desa Wisata Nglanggeran. Air terjun bersifat musiman, karena hanya bisa dinikmati ketika musim hujan."Kami tidak bisa berbuat banyak. Pembangunan jalan sudah menjadi kebijakan dan program Pemda DIJ," kata Mursidi.

Sebelumnya salah satu pengelola wisata, Sugeng Handoko berharap kepada pemerintah agar program infrastruktur bisa optimal membantu pengembangan Desa Wisata. Perlu dikaji secara detail, terperinci dan memperhatikan keberlanjutan alam, lingkungan, sosial, dan budaya."Jika melihat proses pengembangan akses di Kedung Kandang, saat ini kami kehilangan daya tarik alam berupa alam yang asri, terasering sawah dengan Air Terjun Kedung Kandang," kata Sugeng.

Pemuda pelopor tingkat nasional dengan segudang penghargaan ini masih berharap mengenai artistik jembatan jika nantinya dibuat jalan penghubung area Kedung Kandang. Jembatan bisa didesain dengan estetika apik sehingga bisa menjadi daya tarik baru. (gun/din) Editor : Editor Content
#Air terjun Kedung Kandang #Situs Warisan Geologi #Objek wisata Kedung Kandang