Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, proyek pengerjaan tahap pertama senilai Rp 750 juta selesai sejak akhir pekan lalu. Tahun depan organisasi perangkat daerahnya (OPD) diberi kewenangan melakukan penataan kembali kawasan Alun-Alun Wonosari."Normalisasi Alun-Alun Wonosari tahap awal telah selesai. Masa pemeliharaan 180 hari," kata Hary Sukmono kemarin (13/12).
Tujuan pada tahap ini adalah untuk menjamin agar proyek sesuai dengan dokumen kontrak dan semua fasilitas bekerja sebagaimana mestinya. Dengan demikian pengerjaan lanjutan dapat berjalan dengan baik."Untuk (proyek) tahap dua segera lelang perencanaan. Target selesai Juli karena Agustus 2023 digunakan kegiatan upacara, 17-an" ucapnya.
Karena proses pembangunan masih dilanjutkan tahun depan saat ini belum semua fasilitas publik dapat digunakan oleh masyarakat. Normalisasi tahap dua akan mensejajarkan elevasi antara sisi barat dan timur."Total anggaran tahap kedua sekitar Rp 728 juta. Rumputnya kami ganti dengan rumput gajah," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Kabupaten Gunungkidul Irawan Jatmiko mengatakan, tahun ini proyek jalur lingkar Bundaran Siyono-depan kantor dinas pariwisata (dispar), termasuk icon baru pengganti patung kendang selesai dikerjakan."Proyek penataan kota tahap 1 dikucurkan anggaran sesuai nilai kontrak sebesar Rp 7.687.876.000," kata Irawan Jatmiko. (gun/din) Editor : Editor Content