Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Disabilitas Dapat Bantuan Alat dan Permakanan

Editor Content • Sabtu, 19 November 2022 | 17:00 WIB
MANFAAT - Secara simbolis Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih dan Bupati Sunaryanta menyerahkan bantuan alat kepada penyandang disabilitas kemarin (18/11).(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
MANFAAT - Secara simbolis Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih dan Bupati Sunaryanta menyerahkan bantuan alat kepada penyandang disabilitas kemarin (18/11).(GUNAWAN/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA - Sebanyak 109 penyandang disabilitas mendapatkan bantuan alat dari Kementerian Sosial (Kemensos) melalui program Asistensi Rehabilitas Sosial (Atensi) 2022. Selain itu, mereka juga bakal menerima bantuan permakanan di akhir tahun ini.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Asty Wijayanti mengatakan, bantuan tersebut diterima penyandang disabilitas di 14 kapanewon. Keluarga penerima manfaat terbanyak ada di Kapanewon Paliyan sebanyak 56 orang. "Tahun ini kami mengusulkan bantuan alat sebanyak 135, namun setelah diverifikasi hanya 109 yang berhak menerima," kata Asty kemarin (18/11).

Dia menjelaskan, alat yang diberikan berupa alat bantu dengar, kursi roda, kruk dan tongkat. Kapanewon lain yang menerima diantaranya Karangomo 4, Girisubo 2, Ngawen 2, Panggang 1, Patuk 1, Playen 14, Ponjong 2, Purwosari 2, Rongkop 8, Saptosari 3, Semanu 1, Tanjungsari 1 dan Wonosari 12.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, bantuan alat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik dan kedepan bisa digunakan warga lain yang membutuhkan. “Jika sudah tidak dibutuhkan lagi, alat alat seperti ini nanti bisa digunakan warga lain," kata Endah.

Terpisah, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, selain bantuan alat Kementrian Sosial juga akan memberikan bantuan permakanan, bantuan akan diberikan bagi lansia terlantar dan disabilitas. “Bantuan permakanan tersebut nanti akan diberikan dalam bentuk makanan siap makan," kata Sunaryanta.

Tekniknya masing-masing kapanewon akan membentuk pokmas. Masing- masing pokmas akan mengurusi 50 keluarga penerima manfaat. Berdasarkan data, jumlah lansia terlantar mencapai 2.980 orang sementara disabilitas 314 orang. (gun/bah)

  Editor : Editor Content
#Kemensos #Atensi