Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Asty Wijayanti mengatakan, bantuan tersebut diterima penyandang disabilitas di 14 kapanewon. Keluarga penerima manfaat terbanyak ada di Kapanewon Paliyan sebanyak 56 orang. "Tahun ini kami mengusulkan bantuan alat sebanyak 135, namun setelah diverifikasi hanya 109 yang berhak menerima," kata Asty kemarin (18/11).
Dia menjelaskan, alat yang diberikan berupa alat bantu dengar, kursi roda, kruk dan tongkat. Kapanewon lain yang menerima diantaranya Karangomo 4, Girisubo 2, Ngawen 2, Panggang 1, Patuk 1, Playen 14, Ponjong 2, Purwosari 2, Rongkop 8, Saptosari 3, Semanu 1, Tanjungsari 1 dan Wonosari 12.
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, bantuan alat tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik dan kedepan bisa digunakan warga lain yang membutuhkan. “Jika sudah tidak dibutuhkan lagi, alat alat seperti ini nanti bisa digunakan warga lain," kata Endah.
Terpisah, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, selain bantuan alat Kementrian Sosial juga akan memberikan bantuan permakanan, bantuan akan diberikan bagi lansia terlantar dan disabilitas. “Bantuan permakanan tersebut nanti akan diberikan dalam bentuk makanan siap makan," kata Sunaryanta.
Tekniknya masing-masing kapanewon akan membentuk pokmas. Masing- masing pokmas akan mengurusi 50 keluarga penerima manfaat. Berdasarkan data, jumlah lansia terlantar mencapai 2.980 orang sementara disabilitas 314 orang. (gun/bah)
Editor : Editor Content