Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Perpusda) Kabupaten Gunungkidul Kisworo mengatakan, target menumbuhkan gerakan literasi kali ini menyasar usia pelajar. Bekerjasama dengan lembaga pendidikan, mereka menggenjot minat baca melalui program wisata edukatif."Kegiatan kunjungan wisata edukatif seperti ini sangat efektif untuk mengenalkan literasi kepada anak-anak," kata Kisworo.
Dengan berkunjung ke perpustakaan, diharapkan dapat menanamkan kegemaran membaca pada anak-anak. Menurutnya, Perpusda Gunungkidul membuka pintu selebar-lebarnya bagi pemustaka untuk berkunjung."Baik pelajar maupun masyarakat umum lainnya. Banyak koleksi yang dapat dimanfaatkan untuk belajar di perpustakaan," ujarnya.
Dikatakan, konsep wisata edukatif dipandu oleh sejumlah pustakawan, seperti Budi Wahyuni (Pustakawan Ahli Madya) dan Purwati (Pustakawan Ahli Muda). Diawali dengan orientasi perpustakaan dan pendidikan pemakai yaitu dengan mengenalkan bagaimana tata cara menjadi anggota perpustakaan."Cara mengisi presensi, serta cara meminjam dan mengembalikan buku. Selain itu, anak-anak juga diperkenalkan ruang-ruang yang ada di dalam perpustakaan, serta fungsi dan kegunaannya," ucapnya.
Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul ini juga menyampaikan, di perpusda banyak koleksi buku bacaan. Selain buku-buku cetak, tersedia koleksi hasil penelitian, koleksi batik, kriya, dan sebagainya yang dapat digunakan sebagai bahan referensi dalam belajar.
Setelah kegiatan orientasi perpustakaan, anak-anak diajak menonton film edukatif di perpustakaan, yang memuat beberapa pesan moral."Jadi, anak-anak tidak hanya belajar dari buku-buku, tetapi juga dapat belajar dengan koleksi-koleksi lain di perpustakaan. Perpusda Gunungkidul juga dilengkapi dengan arena bermain, indoor maupun outdoor," ungkapnya.
Sementara itu, Pustakawan Budi Wahyuni menyambut baik program peningkatan literasi karena fungsi perpusda sebagai tempat belajar sekaligus sebagai tempat rekreasi bagi masyarakat berjalan dengan baik."Harapan kami para pengunjung memperoleh pengetahuan baru tentang tata cara memanfaatkan perpustakaan dengan baik," kata Budi Wahyuni. (gun/din) Editor : Editor Content