Misalnya siswa SD sederajat mendapatkan bantuan PIP sebesar Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu dan SMA Rp 1 juta. Bantuan uang tunai tersebut langsung masuk ke nomor rekening siswa masing-masing.
Untuk PIP jalur aspirasi anggota dewan, Senin (25/7) anggota DPR RI Komisi VIII Esty Wijayanti memberikan sosialisasi kepada warga Kapanewon Patuk dan Nglipar. Kegiatan berlangsung di Padukuhan Ploso Kerep, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk. "Melalui jalur aspirasi PDIP, putra putri mendapatkan program PIP tahun anggaran 2022," kata Esty.
Seperti diketahui, untuk mengakses bantuan PIP selain jalur aspirasi, juga bisa melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (RI). Penerima bantuan PIP berkesinambungan atau diterima secara terus menerus jika ada aktivasi. "Nanti bisa berkomunikasi dengan kami," ujarnya.
Pihaknya juga meminta kepada orang tua murid supaya bijak dalam memanfaatkan bantuan program PIP. Jangan sampai bantuan PIP justru digunakan untuk kepentingan selain pendidikan. "Jangan digunakan untuk jagong (menghadiri acara hajatan)," ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Esty juga mengajak pelajar agar menjaga pancasila dan keberagaman. Karenanya sejak dini penerima mulai diajak berlatih dan belajar berinteraksi untuk belajar organisasi mengenal keberagaman.
"Penerima program PIP melalui jalur aspirasi PDIP, tidak harus menjadi kader. Ada loh, yang kami bantu penerimanya dari parpol lain," ungkapnya.
Perlu diketahui, PIP melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah usia 6 - 21 tahun yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin. Termasuk pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam atau musibah.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Gunungkidul, Nunuk Setyowati mengatakan di wilayahnya total ada 30.182 siswa penerima bantuan PIP. Untuk jenjang pendidikan SD belum dapat kuota. "Penerima PIP jenjang SMP sampai tahap saat ini sebanyak 14.154 penerima, langsung ke rekening siswa," kata Nunuk.
Terpisah, salah satu penerima bantuan, Yogi Fajar mengaku terbantu dengan program tersebut. Mahasiswa jurusan agroteknologi itu bersama teman seangkatan menerima pada saat semester satu. "Kami menerima program ini dari kampus," kata warga Kapanewon Tepus itu. (gun/bah) Editor : Editor Content