Tim SAR gabungan mengevakuasi korban hilang di Pantai Drini, Kemadang, Tanjungsari yang hilang sejak empat hari lalu. Korban atas nama Fajar Budi Prakoso, 25, warga Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah ditemukan tak bernyawa di Pantai Krakal, Tanjungsari pada Selasa (5/7) malam.
Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Surisdiarto mengatakan, jenazah korban ditemukan salah seorang warga bernama Wardiyono di Kawasan pantai Krakal saat sedang mencari keong laut. Jarak penemuan korban dari TKP tenggelam sekitar 3 kilometer."Korban ditemukan berada di pelataran batu karang tepatnya di depan pos SAR Krakal," kata Surisdiyanto saat dihubungi Rabu (6/7).
Saksi langsung melaporkan temuan mayat tersebut ke posko SAR Pantai Drini, kemudian langsung ditindaklanjuti. Posisi korban ketika ditemukan berada di pelataran batu karang tepatnya di depan Pos Tim SAR Krakal, Tanjungsari."Kondisi korban sudah meninggal dunia, posisi tengkurap tanpa busana," ungkapnya.
Dengan ditemukannya jenasah terahir ini, maka operasi Tim SAR gabungan dihentikan. Atas kejadian ini pihaknya mengimbau kepada seluruh wisatawan agar mematuhi imbauan dari petugas."Sudah cukup banyak korban berjatuhan," ucapnya.
Sementara itu, Kasubag Humas Polres Gunungkidul AKP Suryanto mengatakan, berdasarkan hasil identifikasi dari Tim Inafis Satreskrim Polres Gunungkidul, pemeriksaan sidik jari jempol kanan identik dengan korban hilang tenggelam di Pantai Drini Minggu lalu.
Untuk diketahui, peristiwa kecelakaan laut (laka laut) terjadi pada Minggu (3/7). Dua orang wisatawan terseret ombak. Beberapa jam setelah kejadian seorang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.
Identitas korban pertama meninggal dunia atas nama Rini Hastuti, 40, warga Kwarasan, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. Korban kedua atas nama Fajar Budi Prakoso, 25, warga Candi 04/011, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah. (gun/din) Editor : Editor Content