RADAR JOGJA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta memprakirakan gelombang tinggi mencapai empat meter. Kondisi ini, dimungkinkan terjadi hingga tiga hari ke depan.
Sekretaris Tim SAR Satlinmas Jogjakarta Surisdiyanto menjelaskan, dari data dari BMKG yang diterimanya, gelombang laut mengalami peningkatan 2-4 meter. Oleh karena itu, nelayan maupun wisatawan diharapkan untuk menaati imbauan dari petugas. "Karena sudah cukup banyak korban kecelakaan laut," tegasnya kemarin (1/4).
Menurutnya, ada 64 personel yang disiagakan untuk menghadapi gelombang tinggi. Seluruhnya, tersebar di sepanjang pantai hingga kawasan Bukit Paralayang.
Sementara itu, Prakirawan BMKG Jogjakarta Romadi menuturkan, tingginya gelombang laut ini perlu diwaspadai di semua perairan selatan Jawa. Karena rata-rata tinggi gelombang mulai 2,5-4 meter.
Selain mewaspadai tingginya gelombang laut, Romadi juga mengimbau masyarakt untuk waspada potensi hujan sedang-lebat. Kondisi ini dapat disertai kilat dan angin kencang, dan berlangsung di seluruh DIJ.
Masyarakat, juga harus waspada terhadp dampak hujan es. Karena berpotensi merusak fisik fasilitas umum. “Hujan es berasal dari awan comulunimbus (CB),” sebutnya.
Awan ini, bisa menimbulkan angin kencang, hingga puting beliung. Pada penerbangan, bisa menimbulkan turbulensi bagi pesawat yang melintas di sekitarnya. "Bisa juga menimbulkan down drap dan up drap," rincinya. (gun/eno) Editor : Editor Content