RADAR JOGJA - Program pembangunan infrastruktur di Gunungkidul tahun ini mencapai puluhan miliar rupiah. Anggaran tersebut berasal dari dua sumber yakni, APBD kabupaten dan dana keistimewaan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Subiyantoro mengatakan, pagu anggaran dana desa untuk tahun ini sudah keluar. "Melalui BKK (bantuan keuangan khusus) 2022, DP3AKBPMD sebesar Rp 24.336.558.930," kata Subiyantoro saat dihubungi akhir pekan lalu.
Dia menjelaskan, penyaluran program menyasar ke masing-masing kalurahan. Untuk besarnya variasi disesuaikan dengan tingkat kebutuhan yang diusulkan. Mekanisme mendapatkan BKK, proposalnya harus melalui dinas pemberdayaan.
Sementara itu, Lurah Bendung, Semin, Didik Rubiyanto mengaku lega dengan adanya program tersebut. BKK sangat membantu program pembangunan infrastruktur di Bendung. Sebab dikeluarkannya Peraturan Presiden No.104/2021 tentang Peraturan Presiden No.104/2021 tentang Rincian APBN 2022, kalurahan tidak lagi memiliki banyak wewenang untuk mengelola dana desa. "Tahun ini kalurahan kami menerima BKK sekitar Rp 1,07 miliar bersumber dari APBD Kabupaten sebesar Rp 325 juta dan Dana Keistimewaan Rp 750 juta," kata Didik Rubiyanto.
Sementara itu, Lurah Desa Mulo, Kapanewon Wonosari Giyarto mengaku belum bisa mengakses program BKK sepenuhnya. Dia belum mengetahui rincian dana BKK yang bakal digulirkan tahun ini. "Tahun lalu kami mendapatkan bantuan pembangunan balai padukuhan Rp 30 juta dan aspal sekitar Rp 150 juta," kata Giyarto.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Heri Nugroho mengatakan, dana aspirasi melalui BKK digunakan untuk pemerataan pembangunan fisik. Dana itu dikelola oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Kalurahan, bukan di dewan. Anggota legislatif hanya memperjuangkan kepentingan rakyat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. "Proses pencairannya tetap melalui APBD bukan DPRD. Karena BKK maka masuk APBK (kalurahan)," ujarnya. (gun/pra) Editor : Editor Content