Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, razia dilakukan menindaklanjuti informasi warga mengenai indikasi balap liar di jalan yang baru dibangun itu. Masih menurut keterangan masyarakat, aksi balap liar biasanya berlangsung sore menjelang petang. "Razia antisipasi balap liar," kata Suryanto saat dihubungi kemarin (5/9).
Dia menjelaskan, rute patroli di JJLS Pertigaan Watumanten, Semugih – Bendorubuh – Saban – Duwet, Karangwuni sekitar pukul 16.30. Petugas langsung fokus pada deretan sejumlah sepeda motor di pinggir jalan. Saat terjaring razia, pemilik motor didata oleh petugas."Sedangkan, motornya diangkut menggunakan pikap patroli lantas ke Mapolres Gunungkidul. Ada 12 motor diamankan," ujarnya.
Dia mengakui, selama ini saat weekend di lokasi tersebut memang rawan dan informasinya sering digunakan untuk balap liar. Tentunya tetap menjadi atensi petugas dengan menggelar razia. Sebanyak 12 sepeda motor diantaranya dengan knalpot blombongan dan tidak disertai kelengkapan surat-surat dikandangkan.
Dalam patroli itu memang tidak ditemukan adanya balap liar, namun sebanyak 12 sepeda motor tetap amankan karena tidak sesuai standar dan tidak dilengkapi dokumen surat kendaraan. Menurutnya, sejak JJLS dibangun, wilayah perbatasan dengan Kabupaten Wonogiri ini marak terjadi balap liar."Diduga dilakukan anak-anak remaja yang berasal dari berbagai wilayah," terangnya.
Sementara itu, Polres Gunungkidul AKP Matinus Sakti Givriyanto mengatakan, penertiban balap liar juga menyasar pengguna jalan yang tidak mematuhi aturan. Misalnya, memakai knalpot blombongan dan tidak memakai helm."Kami mengimbau kepada para remaja yang sedang berkumpul agar tidak melakukan aksi balap liar di sepanjang JJLS. Apa lagi masih dalam situasi pandemi. Jangan berkerumun," kata Matinus.
Selain mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar, aksi balap liar juga dapat mengganggu keamanan bagi pengguna jalan. Pihaknya mengucapkan terimakasih atas informasi yang masuk terkait dugaan balap liar. Dengan demikian petugas dapat bergerak cepat dan segera mengantisipasi."Dibubarkan dengan aman dan tertib," ujarnya. (gun/pra)
Editor : Editor Content