Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Permudah Belajar Daring, Pemkab Pasang Wifi Gratis

Editor Content • Jumat, 14 Agustus 2020 | 17:34 WIB
Ilustrasi Belajar Daring ( RADAR JOGJA FILE )
Ilustrasi Belajar Daring ( RADAR JOGJA FILE )
RADAR JOGJA - Masalah blank spot masih menjadi persoalan di Gunungkidul. Kondisi demikian tentu tidak bersahabat jika dikaitkan dengan program belajar daring atau akronim dalam jaringan internet.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Gunungkidul, total ada 70 persen murid mengalami kendala belajar daring. Salah satu persoalannya ketiadaan sinyal handphone.“Untuk SMP yang bisa belajar daring 50 persen, sementara SD 30 persen,” kata Kepala Disdikpora Kabupaten Gunungkidul, Bahron Rasyid Kamis (13/8).

Hanya diakui, area blank spot memang bukan satu-satunya persoalan sulitnya belajar daring. Ketiadaan alat pendukung telepon canggih hingga kesulitan mengoperasikan laptop juga menjadi perhatian serius untuk ditindaklanjuti. “Maka saat ini skema pembelajaran di tengah pandemi sekalian daring juga luring atau tatap muka secara terbatas,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, guna meminimalisir area blank spot mulai dipasang wifi gratis. Dari target tahun ini sebanyak seribu titik telah terpasang sebanyak 810 titik. “Wifi gratis dipasang di sekolah, kantor kalurahan, kantor pelayanan publik, hingga lokasi wisata,” ujarnya.

Dia berharap, pemasangan jaringan internet gratis membantu mengurangi blank spot, sehingga memudahkan siswa belajar daring. Menurutnya, pembangunan jaringan internet sesuai dengan RPJMD Kabupaten Gunungkidul dan merupakan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Gunungkidul Nomor 11/2019 tentang Pengelolaan Ingformasi dan Komunikasi serta Peraturan Bupati Nomor 48/2019 tentang Master Plan Smart City Kabupaten Gunungkidul.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuliantoro mengatakan, layanan koneksi internet seribu titik menjadi aset dalam melanjutkan pembangunan dan mencapai kesejahteraan masyarakat yang jauh lebih baik dan mengantisipasi permasalahan global, termasuk pandemi Covid-19. (gun/bah) Editor : Editor Content
#Area Blank Spot #Permudah Belajar Daring #Gunungkidul #Diskominfo #Pasang Wifi Gratis