Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pastikan Pulang Kunker Tak Bawa Virus

Editor Content • Sabtu, 21 Maret 2020 | 19:49 WIB
DISETERILKAN – Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (kiri) bersama dengan petugas kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang rapat paripurna  (20/3) ( GUNAWAN/ RADAR JOGJA )
DISETERILKAN – Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih (kiri) bersama dengan petugas kesehatan melakukan penyemprotan disinfektan di ruang rapat paripurna  (20/3) ( GUNAWAN/ RADAR JOGJA )
RADAR JOGJA – Di tengah mewabahnya penularan virus Covid-19 atau virus korona, sebagian besar anggota DPRD Gunungkidul masih melakukan kunjungan kerja (kunker). Saat tiba di Gunungkidul mereka diminta segara melakukan pemeriksaan kesehatan.

 

“Standar prosedur minimal sudah kami sampaikan di grup whatsapp. Mereka sepulang dari kunker untuk memeriksakan diri ke rumah sakit terdekat. Kemudian memeriksakan suhu tubuh dan yang lain,” kata Ketua DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih ketika ditemui disela penyemprotan ruangan rapat paripurna dengan disinfektan Jumat (20/3).

 

Namun, untuk kepastian penanganan sesuai standar operasional prosedur (SOP), pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes). Yakni berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan dilakukan pada akhir pekan. “Sabtu dan Minggu ini kan libur, mereka pulang langsung ke rumah masing-masing,” ujarnya.

 

Dia berharap dinas terkait segera memberikan jawaban terkait dengan penanganan anggota dewan pulang dari kunker di Jawa Timur. Apakah pemeriksaan kesehatan dilakukan pada Sabtu, Minggu atau Senin. “Karena pada Selasa (24/3) ada rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota LKPJ (laporan keterangan pertanggungjawaban) bupati,” ucapnya.

 

Ditanya mengenai keputusan sebagian besar anggota dewan yang tetap kunker ditengah mewabahnya virus Covid-19, menurutnya hal tersebut merupakan keputusan masing-masing partai. “Hanya PKS yang tidak ikut kunker,” terangnya.

 

Sebelumnya Endah mengaku telah mengeluarkan SE terkait peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Covid-19. Salah satu isinya, mengimbau pada seluruh anggota agar tidak melakukan perjalanan dinas pada wilayah-wilayah yang sudah teridentifikasi maupun berpotensi terjadi perluasan penyebaran virus korona. “Sudah kami minta untuk tidak ada kunker lagi. Semua dilakukan di kantor dengan tetap menjaga kebersihan dan kesehatan. Mulai minggu depan kami juga tidak menerima kunker dari kabupatan maupun provinsi lain,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawati mengaku belum menerima surat resmi dari dewan terkait dengan pemeriksaan anggota dewan pulang kunker. “Kami anjurkan self isolated di rumah 14 hari, kalau ada keluhan periksakan ke dokter. Jangan ke kantor dan keluar rumah dulu,” kata Dewi.

 

Terpisah, aktivis Gunungkidul Melawan Covid-19, Ervan Bambang Dermanto mengatakan, upaya pencegahan penularan virus memang harus digencarkan. Pihaknya menyesalkan agenda kunker dewan yang jalan terus ditengah mewabahnya virus. “Ketika pulang kunker, mereka harus dipastikan kondisi kesehatannya. Jangan sampai pulang kunker membawa virus,” kata ervan Bambang Dermanto. (gun/bah) Editor : Editor Content
#Gunungkidul #Covid-19