SLEMAN - Bayangkan pagi yang cerah di Desa Sendangrejo, Minggir. Angin lembut menyapu sawah, sementara langit biru menunggu untuk dihiasi warna-warni. Di sinilah Sleman Kite Festival 2026 akan berlangsung, sebuah perayaan sederhana yang mengajak kita semua merayakan satu langit bersama.
Acara yang mengusung tema “We Share One Sky” ini dijadwalkan pada Minggu, 27 September 2026, dari pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Lokasinya di Pondok Pesantren Minggir Gus Muwafiq, tempat yang terasa dekat dengan bumi sekaligus terbuka ke langit.
Dari pagi hingga malam, berbagai kegiatan menanti. Kompetisi dan ekshibisi layang-layang menjadi pusat perhatian. Anak-anak juga bisa ikut lomba melukis layangan, menciptakan karya kecil yang kemudian terbang tinggi bersama angin.
Di sisi lain, panggung akan diisi pentas musik dan seni budaya. Suara gamelan, lagu modern, atau tarian tradisional akan mengisi udara, mengingatkan kita bahwa desa tidak pernah sepi dari kreativitas.
Baca Juga: Operasi Pencarian Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda Oleh Tim SAR Resmi Ditutup
Ketika matahari mulai tenggelam, Night Kite Flying hadir. Layangan-layangan bercahaya akan menerangi langit malam, menciptakan pemandangan yang jarang kita temui di tengah hiruk-pikuk kota.
Tak hanya itu, Sinema Keliling Synergy akan memutar film di bawah bintang. Sambil duduk di tikar, penonton bisa menikmati cerita yang menghangatkan hati, tepat di tengah suasana desa yang tenang.
Pameran UMKM kreatif dan tradisional juga tersedia. Produk lokal, kerajinan tangan, hingga makanan khas akan dipamerkan, memberikan ruang bagi warga sekitar untuk menunjukkan hasil karya mereka.
Salah satu sesi yang menarik adalah talkshow “Ada Apa dengan Desa?”. Di sini, percakapan terbuka tentang kehidupan desa, tantangan, dan harapan akan mengalir. Bukan sekadar formalitas, melainkan ruang untuk saling mendengar.
Penyelenggara mengajak semua pengunjung datang dengan kebiasaan yang lebih baik. Bawa tas sendiri, bawa botol minum, dan kurangi plastik sekali pakai. Langit yang kita bagi juga membutuhkan kepedulian kecil dari kita semua.
Baca Juga: Sudah Kantongi Izin Keraton, Niat Usaha Food Truck di Alkid Malah Kandas Ditagih Pungli
Masuk ke area festival gratis. Tidak ada tiket, tidak ada batasan. Cukup datang bersama teman, keluarga, anak-anak, atau bahkan membawa layangan sendiri.
Ada rasa hangat ketika membayangkan ratusan orang berkumpul di bawah satu langit yang sama. Tidak peduli dari mana asal, semua berdiri sejajar, menatap ke atas, dan merasakan angin yang sama.
Sleman Kite Festival 2026 bukan sekadar acara. Ia menjadi pengingat bahwa di tengah perbedaan, kita masih bisa berbagi ruang, berbagi cerita, dan berbagi langit. Datanglah, rasakan sendiri, dan biarkan satu langit itu menyimpan ribuan cerita kita.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Instagram, Berbagai Sumber