YOGYAKARTA — Kolaborasi lintas industri antara SoulCha dan Donati Furniture akan menjadi salah satu warna dalam penyelenggaraan Government Procurement Forum & Expo atau GPFE 2026 yang berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 di Jogja Expo Center, Yogyakarta.
Melalui kolaborasi bertajuk Donati x SoulCha, keduanya menghadirkan pengalaman yang mempertemukan dua bidang berbeda, yakni furnitur dan matcha, dalam satu ruang pameran. Pengunjung booth Donati dapat melihat dan mencoba berbagai produk furnitur sekaligus menikmati sajian matcha yang disiapkan oleh SoulCha.
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pameran bisnis kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk memperkenalkan produk. Pengalaman, kenyamanan, dan interaksi dengan pengunjung mulai menjadi bagian penting dalam membangun hubungan antara sebuah merek dengan audiensnya.
Baca Juga: Sadari Liga Makin Kompetitif, Pelatih PSIM Jogja Jean Paul Van Gastel Soroti Kesiapan Pemain Lokal
Dalam kolaborasi tersebut, SoulCha hadir bukan hanya sebagai penyedia minuman selama pameran. Kehadiran SoulCha menjadi bagian dari konsep pengalaman pengunjung yang ingin dibangun Donati, yakni menciptakan ruang yang nyaman, terbuka, dan memungkinkan terjadinya interaksi dengan calon konsumen maupun mitra bisnis.
Direktur SoulCha, Asni Chandra, mengatakan keterlibatan SoulCha dalam GPFE 2026 menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas ruang hadirnya produk matcha di luar kafe dan kedai minuman.
“Kolaborasi ini menjadi salah satu milestone bagi SoulCha. Kami ingin menunjukkan bahwa matcha dapat hadir secara relevan dalam berbagai kegiatan, termasuk pameran, hospitality, kegiatan korporasi, dan brand activation. Bagi SoulCha, kolaborasi bersama Donati juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan pengalaman menikmati matcha dalam suasana yang berbeda,” ujar Asni Chandra.
Baca Juga: Gubernur DIY HB X Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Daftar Namanya yang Dilantik!
Kehadiran SoulCha dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan semakin luasnya penggunaan matcha dalam berbagai kebutuhan bisnis. Matcha tidak lagi hanya dikenal sebagai menu yang tersedia di kafe atau restoran, tetapi mulai digunakan sebagai bagian dari pelayanan kepada tamu, kegiatan perusahaan, pameran, dan program kolaborasi antarmerek.
Bagi SoulCha, kolaborasi bersama Donati juga menjadi sarana untuk memperkenalkan ekosistem matcha kepada kelompok pengunjung yang lebih beragam. Pengunjung GPFE 2026 dapat mengenal matcha melalui pengalaman langsung, tanpa menjadikan kegiatan tersebut sekadar aktivitas promosi produk.
Sementara itu, Direktur Donati, Fifie, menilai kehadiran SoulCha memberikan dimensi baru dalam pengalaman yang dihadirkan Donati selama pameran.
Baca Juga: Dinkes Kota Jogja Ungkap Masih Ada Orang Tua Tolak Anaknya Diimunisasi, Orang Tua Diimbau Tidak Ragu
“Kami melihat kolaborasi dengan SoulCha dapat menghadirkan suasana yang lebih hangat dan menyenangkan di booth Donati. Furnitur berkaitan dengan ruang dan kenyamanan, sedangkan SoulCha menghadirkan sajian yang dapat dinikmati pengunjung ketika berada di ruang tersebut. Perpaduan ini menjadi cara kami membangun interaksi yang lebih dekat dengan pengunjung,” kata Fifie.
Pertemuan antara Donati dan SoulCha menjadi contoh bagaimana dua merek dari sektor berbeda dapat menemukan titik temu melalui pengalaman konsumen. Donati menghadirkan elemen ruang dan kenyamanan, sementara SoulCha melengkapinya melalui pengalaman menikmati sajian matcha.
Kolaborasi lintas industri seperti ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha makanan dan minuman untuk hadir dalam ekosistem yang lebih luas.
Baca Juga: Pangkas Waktu hingga Setengah Jam, Jembatan Sesek Temben Hadir Kembali Sepanjang 160 Meter
Bagi SoulCha, keterlibatan dalam GPFE 2026 tidak hanya menjadi kesempatan memperkenalkan matcha, tetapi juga memperkuat langkah SoulCha sebagai penyedia produk matcha untuk kebutuhan bisnis, hospitality, kegiatan korporasi, dan kolaborasi antarmerek.
Melalui kolaborasi SoulCha dan Donati, ruang pameran tidak lagi hanya menjadi tempat memajang produk, tetapi berkembang menjadi ruang bertemunya ide, pengalaman, dan industri yang sebelumnya mungkin tidak berada dalam satu ekosistem yang sama.
Editor : Heru Pratomo