RADAR JOGJA - Prambanan Jazz Festival (PJF) 2026 akan menghadirkan momen spesial dengan menampilkan NIKI sebagai bintang utama pada hari kedua, Sabtu, 4 Juli 2026 mendatang.
Musisi internasional asal Indonesia ini akan tampil di pelataran Candi Prambanan, Yogyakarta, sebuah panggung ikonik yang dikenal sebagai salah satu festival musik paling dinantikan di tanah air.
Kehadiran NIKI menjadi sorotan utama sekaligus magnet besar bagi penonton, khususnya generasi muda.
PJF 2026 sendiri akan digelar selama tiga hari, mulai 3 hingga 5 Juli 2026.
Festival tahunan ini kembali menggabungkan keindahan situs bersejarah dengan pertunjukan musik lintas genre dan lintas generasi.
Dengan latar megah Candi Prambanan, PJF menawarkan pengalaman menonton konser yang bukan soal musik, tetapi juga atmosfer budaya yang kental.
NIKI dikenal sebagai musisi yang berhasil membawa karya personal ke panggung global.
Lagu-lagunya seperti Backburner, Buzz, dan Blue Moon dekat dengan cerita emosional dan pengalaman hidup penggemarnya.
Penampilannya di PJF 2026 disebut-sebut sebagai momen “pulang kampung” yang spesial, karena ia akan membawakan karya-karyanya di salah satu panggung paling magis di Indonesia.
Melalui unggahan resminya, akun Instagram @prambananjazz menyambut kehadiran NIKI dengan narasi puitis.
PJF menggambarkan penampilan ini sebagai pertemuan antara cerita intim, musik global, dan kemegahan Candi Prambanan.
Festival ini menegaskan bahwa penampilan NIKI bukan sekadar konser, melainkan pengalaman yang dirancang untuk dirasakan bersama oleh penonton.
Pada hari kedua, NIKI tidak tampil sendirian.
PJF 2026 juga menghadirkan deretan musisi lintas generasi seperti Karimata, Modulus, Societeit De Harmonie, serta pianis jazz kelas dunia Joey Alexander.
Perpaduan musisi ini diprediksi akan menjadikan hari kedua sebagai salah satu hari paling dinanti sepanjang rangkaian festival.
Selain NIKI, PJF 2026 turut menampilkan sejumlah musisi tanah air pada hari pertama dan ketiga.
Hari pertama, panggung Prambanan Jazz akan diisi oleh Rony Parulian, Perunggu, The Panturas, Barasuara, dan Mocca yang akan membawakan karya mereka dengan sentuhan aransemen jazz.
Sementara itu, hari ketiga akan dimeriahkan oleh Ari Lasso sebagai penampil utama, bersama Nonaria dan Jikustik sebagai penutup rangkaian festival.
Prambanan Jazz festival merupakan festival musik internasional yang pertama kali digelar pada 16 Oktober 2015.
Sejak awal, PJF dikenal karena konsepnya yang menggabungkan musik jazz dengan kemegahan Candi Prambanan sebagai warisan budaya abad ke-9.
Festival ini juga diposisikan sebagai jembatan diplomasi budaya yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung global.
Tahun ini, PJF mengusung tema visual “Celebrate The Joy” dengan menggandeng seniman visual Eko Nugroho sebagai kreator identitas visual resmi.
Sentuhan kontemporer yang memadukan seni jalanan, nuansa graffiti, dan estetika komik menjadikan Prambanan Jazz Festival 2026 tampil lebih segar dan ekspresif.
Antusiasme publik terhadap Prambanan Jazz Festival 2026 terlihat dari tiket presale tahap pertama dan kedua yang telah habis terjual.
Saat ini, tiket presale ketiga telah dibuka dengan harga Rp 750.000 untuk kategori Festival dan Rp 1.250.000 untuk kategori Super Festival per hari.
Penampilan NIKI pada hari kedua diprediksi menjadi salah satu faktor utama tingginya minat penonton.
Hadirnya NIKI di panggung Candi Prambanan sekaligus menegaskan peran Prambanan Jazz Festival sebagai ruang pertemuan antara musik, budaya, dan lintas generasi.
Melalui konsep ini, PJF terus memperkuat posisinya sebagai festival musik yang menghadirkan pengalaman menonton dengan latar budaya yang khas. (Alya Ruhadatul Nabilah Aisy)
Editor : Meitika Candra Lantiva