RADAR JOGJA - Semarak menyambut bulan suci Ramadhan biasanya diisi dengan kegiatan keagamaan yang seragam.
Namun, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo memiliki cara sendiri dalam menyambut bulan suci Ramadhan tahun 2026 dengan nuansa berbeda, dengan mengadakan yang cukup unik dan beda dari yang lain.
Jika umumnya lomba di bulan Ramadhan identik dengan kegiatan keagamaan seperti lomba adzan, tilawah, tahfiz Quran dan sebagainya, masjid ikonik ini justru menggelar lomba desain keranda dengan hadiah jutaan rupiah.
Lewat lomba ini, masyarakat, khususnya para engineer, desainer, dan pelaku kreatif lainnya ditantang untuk menciptakan inovasi keranda yang tidak hanya estetis, tetapi juga lebih ringan, ergonomis, dan stabil.
Inovasi Desain Keranda
Melalui akun Instagram @masjidzayedsolo, Masjid Raya Sheikh Zayed mengumumkan akan mengadakan sebuah lomba desain keranda yang akan dibuka pada 15 Januari 2026 dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.
Lomba ini merupakan sebuah upaya mencari solusi untuk mengatasi masalah yang ada pada keranda konvensional sekarang.
Desain keranda konvensional sering kali dinilai terlalu berat dan kurang memperhatikan aspek ergonomi.
Kondisi keranda besi yang umumnya digunakan ini kerap menimbulkan guncangan saat dibawa, yang kemudian dapat membuat posisi jenazah mudah bergeser.
Tujuan utama lomba ini adalah menciptakan desain yang lebih "manusiawi".
Harapannya, tercipta keranda yang mampu menjaga stabilitas jenazah serta memudahkan para petugas yang membawanya.
Terkait latar belakang diadakannya lomba ini, Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed, Munajat, memberikan pandangannya terhadap desain keranda tidak cocok dan tidak pernah diperbarui hingga sekarang.
"Kenapa desain keranda jenazah, karena desain keranda jenazah itu banyak yang belum tersentuh secara teknologi. Jadi sejak dari saya kecil sampai sekarang kayak gitu. Desain keranda berat kayak gitu, terus desainnya itu banyak yang enggak ergonomis, desainnya itu kayak enggak cocok untuk yang mengangkat dan diangkat," ujar Munajat.
Tantangan Teknis
Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti lomba ini, ada sejumlah persyaratan teknis yang wajib dipenuhi.
Pertama, bobot keranda harus ringan, yakni maksimal 20 kg dalam keadaan kosong.
Selain ringan, desain tersebut harus memiliki titik pegangan yang ergonomis agar mudah diangkut oleh 4 hingga 8 orang.
Faktor keamanan juga menjadi sorotan utama, di mana peserta wajib menyertakan sistem pengaman agar jenazah tidak berubah posisi saat dibawa.
Dari sisi dimensi, keranda harus mampu menampung ukuran tubuh standar dengan panjang 180-200 cm dan lebar 50-60 cm.
Material yang digunakan pun harus kuat, tahan cuaca, mudah dibersihkan, dan sebisa mungkin ramah lingkungan.
Meski mengedepankan fungsi teknis, aspek estetika tidak boleh dilupakan.
Desain yang diajukan haruslah tampak sederhana, bersih, serta tetap menghormati nilai-nilai budaya lokal dan syariat Islam.
Prosedur Pengiriman Desain
Lomba ini terbuka untuk umum, baik perorangan maupun tim.
Peserta juga diwajibkan mengisi formulir pendaftaran yang memuat data diri singkat serta tautan Google Drive yang berisi file desain.
Dalam tautan tersebut, peserta juga harus melampirkan deskripsi tentang konsep dalam format PDF (maksimal 1000 kata) yang menjelaskan inovasi serta solusi yang ditawarkan.
Selain itu, peserta diminta menyertakan tabel sederhana yang berisi rincian material yang digunakan, estimasi berat keranda, serta perkiraan biaya produksi per unitnya.
Untuk gambar desain, panitia menyarankan penggunaan aplikasi 3D dengan ketentuan tampak atas, tampak samping, dengan dimensi lengkap (tampak perspektif dan detail sistem pengaman).
Namun, bagi peserta yang tidak menguasai aplikasi 3D, jangan khawatir.
Panitia tetap menerima sketsa manual menggunakan pensil atau pena yang difoto atau scan.
Jadwal dan Hadiah
Periode pengiriman desain akan dibuka mulai tanggal 15 Januari hingga 15 Februari 2026. Lomba ini tidak memungut biaya alias gratis bagi seluruh peserta.
Nantinya, peserta yang lolos sebagai Top 6 Finalis akan melakukan presentasi dan pembinaan pada tanggal 20-28 Februari 2026.
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo telah menyiapkan apresiasi berupa uang tunai bagi para pemenang.
Juara 1 akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 4.000.000, diikuti Juara 2 senilai Rp 3.000.000, dan Juara 3 sebesar Rp 2.000.000.
Tersedia pula hadiah bagi pemenang Harapan 1, 2, dan 3 yang masing-masing akan menerima Rp 1.000.000.
Pemenang rencananya akan diumumkan di akun media sosial Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. (Aqbil Faza Maulana)
Editor : Meitika Candra Lantiva