Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Meriah! Djogja Antique Day 2025 Padukan Otomotif Klasik dan Budaya Yogyakarta

Bahana. • Minggu, 17 Agustus 2025 | 20:50 WIB

Acara Djogja Antique Day dimulai di Mandala Krida. Ribuan pengunjung dan pecinta mobil hadir untuk menyaksikan deretan motor klasik keluaran tahun 1930–1960-an
Acara Djogja Antique Day dimulai di Mandala Krida. Ribuan pengunjung dan pecinta mobil hadir untuk menyaksikan deretan motor klasik keluaran tahun 1930–1960-an
RADAR JOGJA  – Ribuan penggemar mobil klasik berkumpul di Lapangan Parkir Mandala Krida di Yogyakarta pada, Jumat (15/8).

Mereka berkumpul dalam Djogja Antique Day ke-9 yang digelar Motor Antique Club Djogjakarta (MAC Djogja). Tahun ini, ajang tersebut mengusung tema istimewa “9ebyar 9eblar”.

Acara yang berlangsung dua hari, 15–16 Agustus 2025 ini, resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan.

Ia mengapresiasi konsistensi MAC Djogja yang selalu menghadirkan nuansa berbeda setiap penyelenggaraan.

“Lebih dari sekadar pameran motor klasik, acara ini punya dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi lokal. Wisatawan bisa menikmati motor antik sekaligus budaya, kuliner, dan suasana Jogja,” ujar Wawan.

Deretan motor lawas dari tahun 1930-an hingga 1960-an jadi magnet utama.

Banyak di antaranya masih terawat apik dan menjadi daya tarik pengunjung dari berbagai kota di Nusantara.

Ketua MAC Djogja, Atmaji Aprilianto, menegaskan gelaran kali ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan 80 tahun Kemerdekaan RI.

“Kami ingin memadukan semangat kemerdekaan dengan kecintaan pada motor antik. Sekaligus menjadikan event ini ajang silaturahmi nasional pecinta otomotif klasik,” katanya.

Tak hanya parade motor tua, Djogja Antique Day 2025 juga menghadirkan seni tradisional Yogyakarta, bazar UMKM, hingga kuliner khas.

Kehadiran elemen budaya ini membuat acara semakin meriah dan memberi pengalaman lengkap bagi pengunjung.

Dengan ragam suguhan tersebut, Djogja Antique Day bukan hanya pesta para biker, tetapi juga ruang pertemuan budaya dan kreativitas.

Baca Juga: Misi Garuda Merah Putih-II: Indonesia Kirim 800 Ton Bantuan untuk Gaza di Momen Kemerdekaan

Baca Juga: Mengenal Grup Paduan Suara Pasar Wates, Berisi Ibu-Ibu Pedagang Yang Hobi Bernyanyi Hingga Aransemen Lagu

Event ini sekaligus menegaskan citra Jogja sebagai kota ramah komunitas, kaya budaya, dan terbuka bagi wisatawan.

Penulis: Syafarina Nurul Insania

Editor : Bahana.
#Yogyakarta #otomotif