Diikuti 10 peserta, acara berlangsung sederhana di Cylo Lab’s Coffee Bar and Kitchen Sabtu (28/12).
Ceo Cylo Esports Martin Sihite mengungkapkan tujuan acara tidak lain mengeksplorasi potensi e-sports sebagai daya tarik pariwisata modern di Indonesia.
Sekaligus menjadi momen penting menggali peluang kolaborasi antara dunia esports dan pariwisata esports yang semakin berkembang pesat.
“Sehingga konteks esports nantinya tidak hanya sekadar hiburan digital, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara,” ungkap Martin.
Martin memaparkan bagaimana perkembangan e-sports bisa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Penyelenggaraan turnamen e-sports berskala besar dapat mendatangkan pengunjung ke Indonesia.
“Sekaligus mempromosikan budaya lokal melalui berbagai kegiatan pendukung yang digelar bersamaan dengan event esports,” tambahnya.
Mister Grand Tourism Jogjakarta Febrian menambahkan pentingnya adaptasi dunia pariwisata terhadap tren digital. E-sports tourism menjadi langkah inovatif memperluas pasar pariwisata Indonesia.
“Menggabungkan turnamen esports dan promosi budaya, dapat menciptakan pengalaman yang unik dan menarik bagi wisatawan,” ujarnya.
Sebagai langkah menuju ajang Mister Grand Tourism 2025, Febrian berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi mempromosikan konsep pariwisata digital secara lebih luas.
Dengan mengusung tema-tema inovatif seperti e-sports tourism, diharapkan ajang tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pariwisata Indonesia ke depan.
Sementara itu, General Manager Cylo Esports Daniel Marpaung mengatakan saat ini Cylo Esports komitmen mendukung pengembangan e-sports tourism.
Cylo aktif menggelar berbagai kompetisi e-sports. Terbaru Cylo Super League Season #1 Honor Of Kings Indonesia.
“Kami melihat potensi besar dalam menggabungkan e-sports dengan pariwisata. Untuk itu, dukungan dari berbagai pihak,” tegasnya.
Editor : Bahana.