Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Jadi Kegiatan Rutin Tahunan, Ini Dia Lomba Yang Sering Ada untuk Meriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia

Bahana. • Senin, 15 Juli 2024 | 19:13 WIB

Lomba balap karung yang kerap ada di peringatan HUT RI
Lomba balap karung yang kerap ada di peringatan HUT RI
RADAR JOGJA - Setiap 17 Agustus masyarakat Indonesia merayakan hari istimewa.

Ya, tanggal tersebut adalah penanda bagi kemerdekaan Indonesia.

Berbagai cara yang penuh semangat, perjuangan dan kebersamaan dilakukan dalam memperingati hari kemerdekaan.

Salah satu tradisi turun temurun yang paling dinanti-nanti adalah lomba perayaan 17 Agustus.

Berikut adalah beberapa lomba unik yang sering diadakan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia.

1. Panjat Pinang

Panjat pinang adalah salah satu lomba paling ikonik dan menantang yang biasa ditujukan untuk anak lak-laki, remaja laki-laki dan bapak-bapak.

Biasanya panjat pinang dilakukan dengan sebatang pohon pinang yang berdiri tegak dan telah dilumuri pelumas.

Di puncaknya dari pinang digantung berbagai hadiah menarik. Peserta, biasanya dalam tim 5 orang atau lebih, yang harus bekerja sama memanjat pohon yang licin tersebut untuk mencapai hadiah.

Lomba panjat pinang ini melambangkan semangat juang, kerja keras dan kebersamaan dalam mencapai tujuan.

2. Lomba Estafet Air

Lomba estafet air juga merupakan lomba yang terdiri dari beberapa orang atau melibatkan tim yang harus memindahkan air dari satu tempat ke tempat lain menggunakan alat yang telah ditentukan, seperti bambu, paralon, plastik atau ember kecil.

Tim yang berhasil memindahkan air terbanyak dalam waktu yang ditentukan akan menjadi pemenangnya.

3. Balap Karung

Balap karung adalah lomba individu yang menguji kecepatan dan kelincahan peserta.

Dalam lomba ini, peserta harus masuk ke dalam karung dan memegang ujung karung dengan tangan kemudian melompat-lompat dari garis start hingga garis finish.

Meskipun sederhana, lomba ini selalu berhasil mengundang gelak tawa dan semangat kompetitif karena kelucuan tiap peserta yang random.

4. Lomba Memasukan Paku dalam Botol

Lomba ini menguji ketelitian dan kesabaran peserta.

Dalam lomba ini biasanya menggunakan sebuah paku diikat dengan tali rafia pada pinggang peserta, dan peserta harus mencoba memasukkan paku tersebut ke dalam lubang botol yang diletakkan di tanah.

Peserta yang berhasil memasukkan paku tercepat adalah pemenangnya.

5. Lomba Tarik Tambang

Tarik tambang adalah salah satu lomba yang menguji kekuatan fisik dan kekompakan tim.

Dua tim akan memperebutkan menarik tali dari dua arah yang berlawanan.

Tim yang berhasil menarik tali hingga tanda batas di tengah melewati garis lawan adalah pemenangnya.

Lomba ini mengajarkan pentingnya kerjasama dan kekuatan bersama.

Tak jarang juga dalam lomba ini mengundang gelak tawa karena biasanya dalam tarik tambang ada saja yang bertingkah lucu atau berteriak lucu saat menarik tali tambang.

6. Lomba Makan Kerupuk dengan Kecap

Lomba makan kerupuk juga sangat populer di kalangan masyarakat.

Sebuah kerupuk yang dilumuri dengan kecap digantung dengan tali pada ketinggian tergantung peserta, dan peserta harus memakannya dengan tangan yang diikat kebelakang.

Tantangan utama dalam lomba ini adalah bagaimana peserta bisa memakan kerupuk yang terus bergoyang akibat tiupan angin atau gerakan kepala juga dengan tetesan kecap yang mengenai wajah.

7. Lomba Balap Kelereng

Lomba balap kelereng biasanya diikuti oleh anak-anak dengan membawa kelereng di atas sendok yang dipegang dengan mulut, dan berlari dari garis start ke garis finish tanpa menjatuhkan kelereng.

Lomba ini melatih keseimbangan dan kesabaran anak-anak.

Tak jarang ada anak-anak yang ngambek bahkan menangis karena kelerengnya terus menerus jatuh.

8. Lomba Balap Terompah Panjang

Lomba balap terompah panjang biasanya terdiri dari 3 orang yang harus bekerja sama dengan kompak menggerakan terompah bersamaan ke depan untuk menuju garis finis.

Selain kekompakan, lomba ini juga melatih ketangkasan peserta dalam mengendalikan 1 terompah untuk 3 orang.

Tak jarang peserta yang terjatuh akibat langkah yang tak sama, bahkan tali terompah juga sering putus akibat perbedaan langkah peserta.

Dengan melestarikan tradisi lomba-lomba ini, kita tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga mempererat ikatan sosial dan nilai-nilai positif dalam kehidupan.

Penulis: Jaiz Setya Nurjati

Editor : Bahana.
#lomba #17 agustus #HUT Kemerdekaa RI #17an