RADAR JOGJA - Pasar Kangen, salah satu acara budaya terbesar di Yogyakarta, kembali hadir dengan tema yang tidak hanya menarik tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial yang tinggi.
Melansir dari berbagai sumber, pada tahun ini, acara yang berlangsung dari 4 hingga 13 Juli 2024 di Taman Budaya Yogyakarta (TBY) mengusung tema "Natas Nitis Netes", dengan fokus utama pada penanganan darurat sampah di kota ini.
Isu sampah di Yogyakarta menjadi perhatian utama dalam penyelenggaraan tahun ini, di mana Pasar Kangen diharapkan tidak hanya memberi warna baru bagi kehidupan budaya tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan.
Panitia penyelenggara telah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk menangani masalah ini dengan serius.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah penyediaan 200 kantong sampah setiap hari, yang diangkut tiga kali sehari untuk menjaga kebersihan area acara dan sekitarnya.
Selain itu, mereka juga bekerja sama dengan pengelola sampah dari Gunungkidul untuk pengolahan lebih lanjut. Sehingga sampah yang dihasilkan dari acara ini, dapat dikelola secara efektif dan berkelanjutan.
Perhatian terhadap penggunaan plastik dan styrofoam juga menjadi fokus utama.
Panitia Pasar Kangen Yogyakarta konsisten menerapkan aturan larangan penggunaan wadah makanan dan minuman dari bahan tersebut.
Tidak hanya sekadar aturan, panitia juga siap memberlakukan sanksi tegas bagi pedagang yang melanggar aturan ini, sebagai langkah untuk mendukung upaya pengurangan sampah plastik di lingkungan sekitar acara.
Dengan tema yang berani mengangkat isu sosial dan lingkungan ini, Pasar Kangen Jogja 2024 diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi acara budaya lainnya untuk lebih peduli terhadap dampak lingkungan dari kegiatan mereka.
Selain menawarkan pengalaman berbelanja dan budaya yang kaya, Pasar Kangen juga menjadi ajang untuk berkontribusi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, sehingga Yogyakarta tetap menjadi kota yang indah dan lestari bagi generasi mendatang. (Gervasius Domingga Weking)
Editor : Winda Atika Ira Puspita