Akhir Pekan Ini Gus Muwafiq dan Joko Pinurbo Akan Bacakan Puisi di Ponpes Minggir
Heru Pratomo• Jumat, 6 Oktober 2023 | 04:11 WIB
PASTIKAN: Tokoh Nahdatul Ulama K.H. Ahmad Muwafiq memastikan vaksinasi tidak berdampak buruk bagi tubuh. Dia telah menerima vaksin tiga bulan lalu. Hingga saat ini tidak menunjukan gejala atau efek samping paska vaksinasi. (DWI AGUS/RADAR JOGJA)
RADAR JOGJA – KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq menggelar lomba baca puisi. Dikemas dalam acara Literary Art Festival (LAFEST) Minggir #1 di Pondok Pesantren (Ponpes) Minggir, di Minggir, Sleman, pada Sabtu (7/10). Penyair Joko Pinurbo dan Peri Sandi pun akan tampil sebagai bintang tamu.
Ketua Panitia LAFEST Minggir #1 Nanang Hari Sudibyo mengatakan, acara ini merupakan gagasan tiba-tiba yang datang dari Gus Muwafiq September lalu saat malam-malam duduk bersama dengan beberapa santrinya.
“Lha kok tiba-tiba beliau dawuh, kudu ana lomba puisi, bikin segera. Bangsa ini perlu puisi, ben luwih maju meneh negarane,” kata Nanang dalam rilis pers yang diterima redaksi Rabu (4/10).
Nanang yang mendengar langsung perintah itu berusaha mendetailkan apa yang dimaksud dengan lomba baca puisi oleh Gus Muwafiq. Apakah yang dimaksud adalah baca puisi di Mualidan, atau jadi rangkaian acara (road to) maulidan, atau bagaimana.
“Tapi namanya Gus Muwafiq kalau bicara sama kita sering hanya tersirat. Intinya kata beliau, ora ana road-roadan, wis gawe wae, santri, cah sekolah, wong yatim, gelandangan, kabeh iso moco puisi ning Minggir. Saben tahun moco puisi ning Minggir,” kata Nanang.
Esok harinya Nanang langsung bergerak mengumpulkan tim dari para santri dan tercetuslah sebuah acara yang diberi tajuk Literary Art Festival (LAFEST) Minggir #1. Dan karena Gus Muwafiq mengatakan bahwa saben tahun (setiap tahun) baca puisi di Minggir, panitia kecil ini menafsirkannya sebagai acara tahunan sehingga tajuk #1 disertakan dalam LAFEST.
Di LAFEST Minggir #1 akan ada sembilan kegiatan utama yakni, lomba pembacaan puisi, workshop penulisan puisi, pameran karya sastra, lapak buku sastra, lapak pasar tiban, pidato budaya, malam baca puisi, musikalisasi puisi, dan pentas seni. Acara akan berlangsung di Ponpes Minggir di Sendangrejo, Kecamatan Minggir, Sleman mulai pukul 09.00 – 22.00.
Seperti permintaan Gus Muwafiq, pembacaan puisi akan diisi oleh sejumlah penyair kolega Gus Muwafiq, santri, anak sekolah, mahasiswa, anak yatim, gelandangan, dosen, Pak RT, masyarakat umum, dengan Joko Pinurbo dan Peri Sandi sebagai bintang tamu.
Panitia pun sedang meminta Gus Muwafiq menyampaikan pidato kebudayaan. “Intinya kami juga ingin jawaban kok bisa-bisanya beliau ingin ada lomba baca puisi di Ponpes Minggir. Maksudnya apa, biar terjawab semua, apalagi negara ini kan sedang memasuki masa politik, masa-masa yang sangat prosa, bahkan biasanya kan masa-masa persaingan keras,” papar Nanang.
Ketua Panitia LAFEST Minggir #1, Nanang Hari Sudibyo, mengatakan yang menarik dari LAFEST Minggir adalah sebuah acara budaya yang diinisiasi oleh seorang kyai dan dilaksanakan di perdesaan Sleman menjadi sebuah tantangan untuk bisa berkelanjutan. Ini sekaligus sebuah statement bahwa ponpes yang didirikan oleh Gus Muwafiq di Minggir, ingin terus menjadi gerakan kebudaaan dari pinggiran yang melibatkan orang-orang terpinggirkan.
“Beliau terus menekankan anak yatim, gelandangan, wong miskin, kabeh kudu iso moco puisi. Ya sudah, ini kita niati untuk memulai,” katanya.