JOGJA - Masa Arts Community akan menggelar pementasan produksi teater yang berjudul Megatruh pada tanggal (23/9) mendatang di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Pentas produksi kali ini merupakan proses kreatif penyaduran dari naskah lakon Roh karya Wisran Hadi.
Di mana, dalam naskah tersebut berbicara tentang pencarian seorang ibu terhadap anaknya melalui mediumisasi ke dalam tubuh manusia.
Naskah Roh sendiri sebenarnya menggunakan metode-metode mediumisasi budaya minang.
Namun, kali ini naskah tersebut diadaptasi oleh Masa arts community dengan menggunakan mediumisasi metode Jawa.
Stage Manager Masa arts community Imam menjelaskan pentas produksi kali ini dalam rangka perayaan Milad komunitas Masa Arts Community yang ke-3.
Dan, pada pentas kali ini, juga bertujuan untuk pengembangan minat dan bakat para anggota Masa arts community di bidang kesenian, khususnya teater.
"Pementasan kali ini kami gelar untuk umum. Tapi target utama kami adalah anak muda masa kini," ungkapnya (21/9).
Masa Arts Community adalah komunitas yang terbuka untuk umum dan sekarang kebanyakan anggotanya para anak-anak muda masa kini.
Megatruh sendiri adalah proses pencabutan nyawa dari tubuh manusia. Dalam pementasan kali ini Masa arts community menganalogikan megatruh seperti sebuah negara yang tinggal jasadnya saja.
Baca Juga: Pesona Madain Saleh, Wisata Recomended Kaya Sejarah di Arab Saudi
Sebab, ketika demokrasi telah dicabut dari akar pondasinya. Itu sama halnya seperti ibu yang kehilangan anaknya. Serasa nyawa ibu telah diambil pula oleh-Nya.
Dan saat ruh telah dicabut, ibu tetap mencari anaknya agar dapat kembali lagi bersatu antara tubuh dan ruh untuk kembali utuh, hidup kembali, dan menjadi mati suri. (ayu)
Editor : Amin Surachmad