RADAR JOGJA – Mobile Legends Profesional Liga kembali hadir untuk menentukan siapa pemenang dari season 12 tahun ini. Minggu keenam ini adalah minggu perebutan poin dimana semua team berusaha untuk bisa lolos ke babak playoff.
Match pembuka minggu ke-6 ini adalah RBL melawan RRQ. Tentunya kita tidak bisa memprediksi team mana yang akan menang, banyak sekali kejutan yang kadang terjadi.
Apalagi mobile legends ini adalah game moment yang tidak bisa diprediksi lawan maupun team sendiri akan melakukan hal yang menguntungkan atau bahkan merugikan.
Pada match pertama RBL sempat unggul tetapi RRQ membalikkan keadaan di late game yang membuat point pertama harus diambil RRQ. Untuk point kedua RBL sukses mencuri point dengan draf yang tidak kalah dengan RRQ.
Dan tiba di match yang terakhir siapa yang berhasil bertahan dan merebut point untuk terus berlanjut ke babak seterusnya. Pada match ke 3 draf kedua team tentunya sangat seimbang, untuk RBL sendiri mereka menggunakan Martis, Paquito, Irithel, Novaria, dan Terizla. RRQ menggunakan Fredrinn, Pharsa, Esmeralda, Minotaur, dan Claude.
Pada awal game terlihat ada sedikit miss komunikasi yang dilakukan oleh RRQ pada area river menit ke 04:00 mereka melakukan set up yang dimulai oleh Ferxic, Naomi, dan clay.
Set up tersebut gagal dan membuat RRQ dipukul mundur, tetapi Clay maju dan Swaylow mengelurkan ultimate dari terizla, yaitu Penalty Zone. Clay berhasil ditumbangkan oleh Swaylow.
Pertandingan terus berlangsung dan dibawa ke menit yang semakin mengarah ke late game. RBL berhasil mendapatkan lord yang akan menentukan akhir dari permainan ini menang atau kalah. Terlihat bahwa lord sudah menuju ke base RRQ dan peperang mulai terjadi.
Satu – satu pemain dari RRQ berhasil ditumbangkan oleh RBL, lord sudah memasuki base dan sudah memukul base dengan cepat.
Nasib berkata lain yang mengharuskan RRQ kalah dalam match ke 3 ini. Vincent yang menggunakan martis sukses mendapatkan triple kill, setelah menumbangkan Clay, Ferxiic, dan Naomi.
Skylar kembali hadir tetapi pemain RBL lebih banyak dan ia hanya seorang diri. Skylar tak mampu menahan base sendirian dan membuat dia juga harus tumbang. Dan match ke 3 resmi dimenangkan oleh RBL. Dengan kemenangan tersebut RBL sukses tembus ke 6 besar. (Juliana Belence)
Editor : Bahana.