RADAR JOGJA – Rencana Ria Ricis menikmati pemandangan Bali dari udara bersama putrinya, Moana, sempat berakhir mengecewakan. Kreator konten tersebut memilih membatalkan penerbangan setelah merasa kurang nyaman dengan pelayanan yang diterimanya saat berada di salah satu lokasi penyedia jasa helikopter di Bali.
Pengalaman itu dibagikan Ricis melalui konten di media sosial dan kemudian menjadi perhatian publik. Dalam unggahannya, ia menceritakan pengalaman ketika datang bersama rombongan untuk menggunakan layanan penerbangan helikopter yang telah direncanakan sebelumnya.
Menurut cerita Ricis, dirinya telah datang ke lokasi sesuai waktu yang ditentukan. Namun, situasi di tempat tersebut membuatnya merasa tidak nyaman. Ia menyoroti cara seorang pegawai berkomunikasi dengannya yang menurutnya kurang ramah.
Persoalan tersebut kemudian membuat Ricis memutuskan tidak melanjutkan penerbangan. Ia bersama rombongan memilih meninggalkan lokasi meski sebelumnya telah memiliki rencana untuk membawa Moana menikmati pengalaman terbang menggunakan helikopter.
Keluhan Ricis kemudian ramai dibicarakan karena ia juga menyinggung soal pengalaman pelayanan terhadap wisatawan. Pernyataannya mengenai dugaan perbedaan perlakuan antara wisatawan lokal dan wisatawan asing turut menjadi perhatian setelah videonya beredar di media sosial.
Pihak Fly Bali Helicopter kemudian memberikan klarifikasi mengenai kejadian tersebut. Manajemen menyampaikan permintaan maaf atas pengalaman yang dialami Ricis selama berada di lokasi.
Menurut penjelasan pengelola, pada saat kejadian kondisi operasional sedang mengalami sejumlah kendala. Salah seorang pilot sedang membantu penanganan kebakaran hutan di Kalimantan, sementara pilot lainnya sedang menjalankan ibadah. Kondisi tersebut disebut turut memengaruhi pelayanan dan waktu penerbangan.
Pihak pengelola juga menjelaskan adanya proses persiapan sebelum penerbangan, termasuk pengarahan keselamatan kepada penumpang. Situasi yang berlangsung saat itu disebut menyebabkan komunikasi antara staf dan Ricis tidak berjalan seperti yang diharapkan.
Fly Bali Helicopter membantah adanya aturan yang membedakan pelayanan berdasarkan asal wisatawan. Pengelola menyatakan pelayanan diberikan berdasarkan prosedur operasional yang berlaku bagi seluruh pelanggan.
Meski penerbangan pertama batal dilakukan, Ricis ternyata tetap melanjutkan rencananya untuk menikmati pemandangan Bali dari udara. Ia kemudian memilih menggunakan operator helikopter lain yang berada di kawasan Nusa Dua, Badung.
Dalam penerbangan tersebut, Ricis akhirnya dapat menikmati panorama Bali dari ketinggian. Ia juga membagikan momen penerbangan tersebut melalui media sosial sebagai bagian dari perjalanan wisatanya.
Namun, Moana tidak ikut dalam penerbangan berikutnya. Ricis menyebut putrinya merasa takut dengan suara yang dihasilkan helikopter sehingga memilih tidak ikut terbang.
Peristiwa ini kemudian menjadi perhatian warganet karena bermula dari pengalaman pribadi seorang figur publik saat menggunakan layanan wisata. Kasus tersebut juga memperlihatkan bagaimana pengalaman pelanggan dapat dengan cepat menjadi pembicaraan ketika dibagikan melalui media sosial.
Di sisi lain, kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya komunikasi antara penyedia jasa dan pelanggan, terutama ketika terjadi perubahan kondisi operasional atau jadwal penerbangan. Informasi yang jelas sejak awal dapat membantu mengurangi kesalahpahaman antara kedua pihak.
Hingga Jumat (2/10/2026), Ricis telah melanjutkan agenda penerbangan helikopter menggunakan operator berbeda. Sementara itu, pihak Fly Bali Helicopter telah memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf terkait pengalaman yang dialami Ricis.
(Maria Margaretha Nirong Gedo)
Sumber: Kanal YouTube Ricis
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber