YOGYAKARTA - Ada kalanya seseorang terlalu sibuk mengejar sesuatu sampai lupa bahwa waktu bersama orang-orang tercinta tidak selalu bisa diulang. Perasaan tersebut tergambar dalam lagu “Sesi Potret” yang dibawakan eńau bersama Ari Lesmana.
“Sesi Potret” resmi dirilis pada 30 Januari 2026 dan menjadi kolaborasi eńau dengan Ari Lesmana. Lagu ini membawa cerita tentang kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, kerinduan, serta waktu yang datang tanpa bisa diprediksi.
Cerita dalam lagu ini terasa dekat dengan kehidupan anak muda, terutama mereka yang sedang merantau dan berusaha mengejar kehidupan yang lebih baik.
Keinginan untuk pulang sering kali harus ditunda karena pekerjaan, kesibukan, kondisi ekonomi, atau keinginan untuk kembali dengan membawa sesuatu yang membanggakan.
Namun, “Sesi Potret” membawa cerita tersebut ke titik yang lebih emosional.
Seseorang yang awalnya berniat pulang ketika sudah berhasil justru harus menghadapi kenyataan bahwa orang yang ingin ditemuinya telah pergi. Kepulangan yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi pertemuan dengan kenangan.
Hal inilah yang membuat lagu tersebut terasa dekat dengan pengalaman banyak anak muda.
Di tengah kehidupan yang serba cepat, kalimat seperti “nanti pulang” atau “nanti sempatin ketemu” terkadang terus ditunda karena merasa masih memiliki banyak waktu.
eńau menyebut lagu ini lahir dari berbagai kisah di sekitarnya dan istrinya yang berkaitan dengan duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, serta kerinduan mendalam. Lagu tersebut sekaligus menjadi pengingat untuk tidak terus menunda perhatian dan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.
Dari sisi musik, “Sesi Potret” diproduksi oleh Kevin Pangestu. Ari Lesmana kemudian bergabung sebagai kolaborator untuk memberikan sudut pandang vokal yang melengkapi karakter emosional lagu tersebut.
Popularitas lagu ini juga terlihat dari performanya di Spotify. Data Spotify chart history menunjukkan “Sesi Potret” sempat berada di posisi pertama Spotify Indonesia selama beberapa pekan, termasuk sepanjang periode Mei hingga Agustus 2026. Pada pekan 24 September 2026, lagu tersebut berada di posisi kedua Spotify Indonesia.
“Sesi Potret” akhirnya tidak hanya menjadi lagu tentang kehilangan, tetapi juga pengingat bagi generasi muda untuk menghargai waktu yang masih dimiliki. Sebab, di tengah rencana mengejar masa depan, ada orang-orang yang mungkin hanya ingin kita pulang dan meluangkan waktu bersama mereka. (Frencia Keliat)
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber