RADAR JOGJA – Disutradai olehRob Sixsmith, Skenario Sang Jendral memiliki durasi 1 jam 29 menit. Dokumenter ini mengangkat rangkain peristiwa serta berbagai informasi yang berkembang di balik kasus kematian Brigadir J yang sempat mengguncang Indonesia pada 2022 lalu.
Dokumenter terbaru yang tayanag di Netflix ini kembali mencoba merangkai ulang peristiwa yang terjadi di rumah dinas kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022. Film ini menarik perhatian karena pendekatan aluran yang dimulai dari narasi yang pertama kali diterima publik.
Pada bagina awal, Skenario Sang Jendral menampilkan narasi resmi yang sempat beredar luas, disebutkan bahwa kematian seorang perwira muda terjadi akibat peristiwa baku tembak di rumah dinas seorang jendral. Narasi tersebut pada masanya menjadi versi tunggal yang disampaikan dan dipercaya publik.
Naum dari sinilah dokumenter mulai membangun ketegangannya. Melalui dokumentasi tempat kejadian perkara, analisis CCTV, hingga cuplikan proses persidangan, film ini menggambarkan bagaimana narasi awal tersebut kemudian diuji dalam penyelidikan yang lebih mendalam.
Baca Juga: Menggulirkan Maneges di Jogja, Kisah Kegigihan Seniman Disabilitas Menyulam Asa Nusantara
Dalam sudut pandang film, terungkap adanya dugaan ketidaksesuaian antara cerita awal dengan temuan di lapangan. Dokumenter ini memaparkan bagaimana dugaan upaya penutupan fakta dan rekayasa kronologi diduga muncul dan menjadi perhatian tim khusus.
Bagi penonton film bergenre true crime, dokumenter ini terasa seperti thriller investigatif. Bukan hanya soal siapa yang menjadi pelaku, tetapi bagaimana sebuah skenario diduga disusun untuk mengaburkan peristiwa sebenarnya. Rob Sixsmith sebagai sutradara menyusun cerita dengan rapi, sehingga penonton awam pun bisa mengikuti perkembangan kasus dari awal hingga akhir.
Perlu dicatat, seluruh rangkaian cerita dalam film ini adalah berdasarkan penelusuran tim dokumenter terhadap kasus yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap di pengadilan. Kasus ini sendiri telah diputus dengan terpidana mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Dengan pendekatan yang faktual, Skenario Sang Jendral bisa menjadi refrensi bagi publik untuk memahami pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum, khususnya ketika perkara melibatkan petinggi institusi itu sendiri.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber