Aksi Heroik Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Ungkap Misteri Iblis Pemangsa Anak di Film Terbaru

Iwa Ikhwanudin • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB
Salah satu adegan dalam film Memburu Pemangsa.
Salah satu adegan dalam film Memburu Pemangsa. 

 JOGJA - Suasana di dalam bioskop mendadak hening, lalu berubah menjadi hembusan napas berat yang tertahan. Ratusan pasang mata menatap layar tanpa berkedip, terhanyut dalam ketegangan mendalam saat kisah kelam penjahat berselimut sekte iblis mulai terkuak. Fenomena emosional ini terpancar nyata saat pemutaran perdana terbatas (nonton duluan) film Memburu Pemangsa sukses menyihir penonton di tujuh kota besar Indonesia. Termasuk di Jogja, Sabtu 19 September 2026. 

Lautan manusia memadati bioskop di Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Yogyakarta, Medan, hingga Makassar. Antusiasme yang meluap membuat tiket penayangan awal ini habis terjual dalam sekejap. Bukan sekadar sajian horor biasa, karya terbaru besutan sutradara muda bakat Umay Shahab ini berhasil memadukan aksi, investigasi kriminal, dan misteri gaib yang membuat dada sesak.

Kisah ini menuntun penonton menyusuri jejak perburuan mencekam yang dilakoni oleh empat jurnalis perempuan tangguh. Diperankan secara memukau oleh Laura Basuki (Agnes), Prilly Latuconsina (Cia), Taskya Namya (Brina), dan Yasamin Jasem (Anya), mereka menjadi garis terdepan dalam membongkar tabir pembunuhan berantai yang menyasar jiwa-jiwa tak berdosa: anak-anak.

Baca Juga: Pantau MLSC Yogyakarta Seri 1, Coach Mochi Optimistis Sepak Bola Putri Indonesia Tembus Piala Dunia

Setiap adegan dirancang begitu solid hingga memaksa penonton ikut mengarungi rasa takut, amarah, dan harapan. Gelombang tepuk tangan riuh berkali-kali pecah di tengah kegelapan studio, melebur bersama desah napas tegang yang menyatu dari sudut ke sudut ruangan.

Lebih dari sekadar hiburan komersial, film produksi Sinemaku Pictures ini menyuarakan jeritan hati masyarakat atas maraknya kasus kekerasan terhadap anak yang masih menghantui tanah air. Cerita yang diusung bertumpu pada kenyataan pahit yang saban hari kita lihat di media massa.

Sutradara Umay Shahab menegaskan pesan mendalam di balik karya ini. Menurutnya, manusia yang tega melukai anak-anak adalah sosok yang berada di tingkatan paling rendah, sebab anak-anak tidak memiliki daya untuk melawan.

Pernyataan tersebut diamini oleh Taskya Namya, salah satu pemeran utama yang mengaku luluh saat membaca naskahnya. Sebagai seorang tante dari tiga keponakan, ia membayangkan kepedihan mendalam jika hal buruk tersebut menimpa keluarganya sendiri. Motivasi emosional itulah yang membuatnya tampil totalitas tanpa ragu.

Keberanian menghadirkan empat sosok wanita sebagai tokoh pahlawan utama (lead hero) menjadi angin segar bagi perfilman horor Indonesia. Karakter jurnalis dalam film ini tidak disajikan sebagai sosok lemah yang pasrah, melainkan pejuang gigih yang bertaruh nyawa.

Para pemeran bahkan harus melakoni persiapan fisik yang cukup ekstrem. Yasamin Jasem mengungkapkan bahwa seluruh pemain diwajibkan mengikuti workshop aksi yang intensif selama tiga bulan demi menyajikan adegan pertarungan yang tampak nyata dan memacu adrenalin.

Baca Juga: Dewa United vs PSS Sleman: Duel Tim Tuan Rumah yang Pede dan Elang Jawa Pemburu Kemenangan

Realitas pahit mengenai tingginya angka kejahatan anak di berbagai daerah—seperti kasus penculikan, kekerasan di tempat penitipan anak, hingga kejahatan seksual—membuat film ini terasa sangat dekat dan personal bagi publik. Memburu Pemangsa hadir bukan hanya untuk menakut-nakuti, melainkan menyengat kesadaran kolektif kita semua.

Film ini mengetuk nurani setiap penonton agar tidak lagi acuh tak acuh terhadap keselamatan generasi penerus. Kampanye moral #JagaAnakAnak pun menjadi napas utama yang disuntikkan di balik setiap adegan penuh tensi tinggi ini.

Bagi Anda yang penasaran ingin menjadi saksi perjuangan empat srikandi jurnalis ini, Memburu Pemangsa bakal tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 24 September 2026 mendatang. Penawaran spesial promo Beli 1 Gratis 1 Tiket juga sudah bisa diakses untuk menyambut hari penayangan perdana.

 

 

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Radar Jogja
Memburu Pemangsa Laura Basuki prilly latuconsina umay shahab film horor indonesia