Film Animasi Timun Mas Digarap Manual Tanpa Sentuhan AI

Della Hardi Puspita • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 19:28 WIB
Bukan Sekadar Animasi, Detail visual film "Timun Mas" ini sukses bikin pangling. tonton teaser trailernya di @timunmasofficial
Bukan Sekadar Animasi, Detail visual film "Timun Mas" ini sukses bikin pangling. tonton teaser trailernya di @timunmasofficial

 RADAR JOGJA – Siapa yang dulu sering dibacakan dongeng Timun Mas sebelum tidur? Cerita tentang bayi perempuan yang lahir dari mentimun raksasa dan dikejar-kejar raksasa hijau Buto Ijo itu akhirnya hidup kembali di layar lebar, dengan cara yang jauh lebih megah.

Kabar gembira bagi pencinta film Indonesia. Film animasi "Timun Mas" garapan sutradara Andrey Pratama bersama studio Imagimata akhirnya resmi dirilis Teaser Trailer 9/9/26. Ini bukan sekadar film animasi biasa, ini adalah upaya serius untuk mengangkat kembali cerita rakyat Nusantara yang hampir terlupakan oleh generasi muda, ke dalam visual yang modern, sinematik, dan berkelas internasional.

Jika dulu kita hanya membayangkan Timun Mas dari buku dongeng bergambar seadanya, kini kamu akan melihatnya berlari di tengah hutan yang rimbun, dengan detail daun yang bergerak, air terjun yang realistis, dan ekspresi ketakutan yang begitu nyata saat dikejar Buto Ijo.

Di balik megahnya visual tersebut, ada namabesar yang terlibat. Penulis naskah kondang Ratih Kumala, penulis novel Gadis Kretek, turut terlibat dalam proyek layar lebar tersebut. Tangan dingin Ratih membuat cerita Timun Mas yang kita kenal tidak lagi datar. Dialognya lebih emosional, karakternya lebih kuat, dan pesan moralnya lebih relevan dengan kehidupan hari ini.

Timun Mas tidak lagi digamabarkan sebagai gadis lemah yang hanya bisa lari. Dalam versi ini, ia adalah simbol perempuan pemberani, cerda, dan tangguh yang berani melawan ketakutan dengan akal. 

Baca Juga: Aksi Heroik Bittu Tabahi, Mahasiswa Asal India Bersihkan Sungai Ajnar Seorang Diri Setiap Sore

Di tengah gempuran teknologi Artificial Intelligence (AI) yang membuat semua serba instan, studio Imagimata memilih jalan yang berlawanan. Menariknya, seluruh proses produksinya dikerjakan secara manual oleh tim animator tanpa menggunakan bantuan teknologi AI.

Mulai dari sketsa awal, pewarnaan, pembuatan latar hutan Jawa, hingga gerakan lari Timun Mas dan langkah berat Buto Ijo, semua digambar satu per satu dengan tangan oleh animator-animator lokal, tidak ada shortcut.

Sutradara Andrey Pratama menyebut ini adalah bentuk penghormatan terhadap karya seni itu sendiri. Ia ingin setiap frame dalam film Timun Mas memiliki rasa, memiliki jiwa, dan memiliki sentuhan manusia yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

Proses manual ini memang memakan waktu jauh lebih lama dan melelahkan, tapi hasilnya terbayar lunas. Visual yang dihasilkan terasa lebih hangat, lebih hidup, dan lebih Indonesia.

Baca Juga: NTT Jajaki Investasi Telekomunikasi DIY, HB X: Internet Jangan Jadi Mahal: Ini Tarifnya!

Film Timun Mas ini bukan cuma tontonan anak-anak. Ini adalah tontonan keluarga, tontonan nostalgia bagi orang tua, dan tontonan edukasi bagi anak-anak Gen Alpha yang mungkin sudah lebih kenal putri dari luar negeri daripada putri dari tanah sendiri.

Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa cerita rakyat kita tidak kalah keren dari dongeng Disney atau Pixar. Kita punya Timun Mas, kita punya Malin Kundang, kita punya Bawang Merah Bawang Putih yang jika dikemas dengan serius, bisa mendunia. (Della Hardi Puspita)

Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Tanpa AI Film animasi film animasi timun mas