RADAR JOGJA - Doraemon dikenal sebagai robot kucing berwarna biru dari abad ke-22 yang datang untuk membantu Nobita. Namun, ada satu hal yang membuatnya berbeda dari kucing pada umumnya: Doraemon tidak memiliki telinga. Padahal, dalam cerita asal-usulnya, Doraemon sebenarnya pernah memiliki telinga seperti kucing biasa.
Kisahnya bermula ketika telinga Doraemon digigit oleh tikus robot hingga rusak. Setelah kejadian tersebut, Doraemon mencoba memperbaiki telinganya. Namun, proses perbaikan justru membuat kondisinya semakin buruk hingga telinganya tidak bisa dikembalikan seperti semula.
Kehilangan telinga membuat Doraemon sangat sedih. Dalam beberapa versi cerita, kesedihannya bahkan membuat warna tubuhnya berubah menjadi biru. Sejak saat itu, penampilannya menjadi seperti yang dikenal penggemar hingga sekarang: tubuh biru, wajah bulat, dan tanpa telinga.
Kejadian tersebut juga menjadi alasan mengapa Doraemon sangat takut terhadap tikus. Setiap kali melihat tikus, ia bisa langsung panik karena teringat pengalaman buruk yang membuatnya kehilangan telinga. Ketakutan ini kemudian sering menjadi bagian lucu dalam berbagai cerita Doraemon.
Menariknya, bagian tubuh yang hilang tersebut justru menjadi salah satu identitas Doraemon. Tanpa telinga, Doraemon tetap mudah dikenali hanya dari wajah bulat dan tubuh birunya.
Jadi, meskipun dikenal sebagai robot kucing, tidak adanya telinga pada Doraemon ternyata memiliki cerita tersendiri yang berkaitan dengan tikus dan menjadi bagian ikonik dari karakternya.
Editor : Iwa IkhwanudinSumber : Berbagai Sumber