JOGJA – Sebuah kisah tentang keluarga, kasih sayang, dan perjuangan menghadapi kehilangan hadir melalui film Istimewa. Film produksi Kairos Pictures ini mengangkat kehidupan lima anak dengan disabilitas yang tumbuh bersama dalam sebuah rumah yang mereka sebut sebagai keluarga.
Film Istimewa dijadwalkan hadir pada 17 September 2026. Ceritanya berpusat di Rumah Istimewa, tempat Aldo, Bimo, Ken, Nita, dan Mul menjalani hari-hari bersama Pak Mahendra, sosok ayah yang menjadi tempat mereka bersandar. Mereka juga mendapat perhatian dari Mbak Kinan, seorang sukarelawan yang setia mendampingi dan merawat mereka.
Kehangatan keluarga tersebut berubah ketika Pak Mahendra mendapat vonis kanker. Alih-alih membiarkan anak-anak melihat dirinya semakin lemah, ia memilih pergi secara diam-diam.
Kepergian itu membuat kelima anak tersebut tidak tinggal diam. Mereka memutuskan melakukan perjalanan untuk mencari sosok yang selama ini menjadi figur ayah sekaligus rumah bagi mereka.
Baca Juga: Buruan Serbu! Promo Spesial BRI Sambut HUT Kemerdekaan RI Bikin Belanjamu Meriah
Pencarian tersebut kemudian membawa mereka bertemu Bagas dan Aji. Pertemuan itu membuka jalan baru ketika kehidupan mereka mulai mendapat perhatian publik melalui panggung PWO. Ella kemudian ikut bergabung dalam perjalanan tersebut.
Namun, sorotan publik bukan menjadi inti dari perjalanan mereka. Di balik perjalanan dan berbagai peristiwa yang mereka alami, film ini membawa penonton pada pertanyaan tentang arti persahabatan, ketulusan, keluarga, dan penerimaan.
Perjalanan kelima anak itu tidak selalu mudah. Berbagai rintangan membuat hubungan mereka diuji. Pada akhirnya, mereka menemukan harapan untuk kembali bertemu dengan Pak Mahendra.
Rumah Istimewa pun kembali menjadi simbol tempat mereka pulang. Tetapi cerita tidak berhenti pada sebuah pertemuan. Sebuah kehilangan justru menjadi bagian penting yang mengajarkan mereka bahwa tidak ada sesuatu yang benar-benar abadi.
Baca Juga: Jalan Tobong-Candirejo Diperbaiki Bertahap, Rp 1,1 Miliar dari APBD Hanya Atasi 230 Meter
Yang tersisa adalah kasih dan maaf.
Dari sisi pemeran, Istimewa menghadirkan sejumlah nama seperti Mathias Muchus sebagai Ayah, Yanni Melwani sebagai Mbak Kinan, Mustofa sebagai Mul, Niatus Sholihah sebagai Nita, Zulfadli Aldiansyah sebagai Aldo, Rein sebagai Ken, serta Bambang Kurniawan sebagai Bimo. Film ini juga melibatkan Salsabila Bella sebagai Ella, Ricky Komo sebagai Dito, Fauzan Nasrul sebagai Cimot, Ajil Ditto sebagai Bagas, Agus Kuncoro sebagai Aji, dan Ence Bagus sebagai Pak Satria.
Film ini disutradarai Ruben Adrian. Berdasarkan materi produksi, Ruben dikenal memiliki perhatian pada cerita yang mengangkat nilai kemanusiaan, keluarga, dan inklusivitas dengan pendekatan emosional yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Istimewa menjadi salah satu karyanya yang menghadirkan enam anak disabilitas sebagai pemeran utama.
Kehadiran Istimewa menjadi menarik bukan semata karena cerita tentang disabilitas. Film ini mencoba menempatkan para karakter sebagai manusia dengan impian, rasa takut, persahabatan, dan kebutuhan untuk dicintai.
Baca Juga: Intip Momen Anggun Celine Evangelista di Jogja Fashion Week 2026, Usung Modest Fashion Nyaman-Syar'i
Pada akhirnya, perjalanan mereka menjadi pengingat bahwa keluarga tidak selalu dibentuk oleh hubungan darah. Rumah juga bisa hadir dari orang-orang yang memilih untuk tinggal, menjaga, memaafkan, dan saling menguatkan ketika keadaan tidak lagi mudah.
Editor : Iwa Ikhwanudin