Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Suka Duka Tawa, Film yang Menawarkan Perpaduan Komedi dan Drama Keluarga yang Menyegarkan, Menghibur, Sekaligus Menguras Emosi

Iwa Ikhwanudin • Senin, 29 Desember 2025 | 14:40 WIB
Cast dan kru Suka Duka Tawa saat hadir pada JAFF Festival di Empire XXI Jogja (6/12/2025).
Cast dan kru Suka Duka Tawa saat hadir pada JAFF Festival di Empire XXI Jogja (6/12/2025).

YOGYAKARTA - Film Suka Duka Tawa ditayangkan dalam special screening di Cinepolis, Lippo Plaza, Yogyakarta, Minggu (28/12/2025). Pemutaran film karya Aco Tenriyagelli tersebut mendapat sambutan meriah dari penonton yang datang.

Mereka memuji akting para pemeran yang menjadikan Film Suka Duka Tawa menjadi film yang menghibur. Di dalamnya ada konflik keluarga, drama antar teman, saling support dari lingkungan.

Salah seorang penonton, Jatikusumo mengatakan cerita dalam Suka Duka Tawa mencerminkan situasi sosial yang ada di dunia nyata. "Kehilangan sosok bapak yang dialami Tawa, selama puluhan tahun, menjadikan Tawa harus hidup bersama ibunya. Tiba-tiba, pada usia 21 tahun, sosok bapak yang pergi tanpa pamit itu muncul lagi," kata Jati, sapaan Jatikusumo.

Hilangnya sosok ayah tersebut menyebabkan Tawa, ibunya, dan teman dekat Tawa, memberikan dorongan moril bagi Tawa agar selalu kuat, selama ditinggal ayahnya.

"Tanpa kehadiran bapak, membuat hidup Tawa jadi kurang lengkap. Nah, di film ini Aco Tenriyagelli mampu mengaduk emosi penonton dengan apik. Dibalut dengan komedi, film ini mampu memberikan sentuhan humanis dalam penyelesaian krisis keluarga. Penonton diaduk perasaannya, gemes, marah, emosi, dipadu dengan komedi," ujarnya.

Sementara itu, Wulan, penonton yang lain, mengatakan Suka Duka Tawa adalah film yang bisa mengajak penonton tertawa ngakak, sekaligus menangis. "Keren sih. Gimana kita bisa menyaksikan film drama keluarga yang biasanya digarap dengan alur serius, kali ini diramu dengan pendekatan emosi yang komplet. Ada seriusnya, kocak, dan juga haru. Paket komplet pokoknya," puji Wulan usai menyaksikan special screening Suka Duka Tawa.

Suka Duka Tawa bukan sekadar tontonan, melainkan sebuah refleksi tentang keberanian, penerimaan, dan cara menemukan kebahagiaan di tengah luka. "Film ini wajib masuk watchlist Anda karena menawarkan perpaduan komedi dan drama keluarga yang menyegarkan, menghibur, sekaligus menguras emosi," saran Wulan.

Suka Duka Tawa disutradarai Aco Tenriyagelli, sukses memukau penonton dengan perpaduan tawa dan air mata, mengangkat kisah nyata perjuangan komika perempuan, Tawa (Rachel Amanda), yang menjadikan luka masa kecil akibat fatherless sebagai materi stand-up, menawarkan cara baru memahami trauma lewat humor yang jujur dan manusiawi, menampilkan akting kuat dari jajaran pemain lintas generasi termasuk Bintang Emon, Arif Brata, dan Marissa Anita, serta siap tayang di bioskop mulai 8 Januari 2026.

Film produksi BION Studios (bagian dari Visinema Group) ini bukan sekadar komedi, tetapi sebuah eksplorasi mendalam tentang isu fatherless (kekurangan figur ayah) yang dialami Tawa sejak kecil, yang ia tuangkan dalam materi stand-up comedy. Panggung komedi menjadi ruang aman Tawa untuk mengungkapkan emosi yang tak tersampaikan, mengubah duka menjadi tawa yang manis, sekaligus menjadi terapi bagi dirinya dan penonton.

Jajaran pemain papan atas terlibat dalam film drama komedi ini. 

Rachel Amanda tampil memukau sebagai Tawa, didukung akting solid oleh Teuku Rifnu Wikana (ayah) dan Marissa Anita (ibu).

Kehadiran komika ternama Bintang Emon, Arif Brata, dan Gilang Bhaskara sebagai Geng Kostan Tawa menambah kekayaan komedi.

Film ini juga diramaikan oleh Enzy Storia, Abdel Achrian, dan Mang Saswi, menciptakan warna cerita yang kaya. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Suka Duka Tawa #Rachel Amanda #Aco Tenriyagelli #film drama komedi