Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laut Bercerita Diangkat Jadi Film Panjang, Tayang di Bioskop 2026, Pal8 Pictures Hadirkan Kisah Kelam Aktivis yang Hilang dari Novel Leila S Chudori

Iwa Ikhwanudin • Senin, 1 Desember 2025 | 19:42 WIB
Kru dan cast film Laut Bercerita di JAFF Market, Jogja Expo Center (JEC), Senin (1/12/2025).
Kru dan cast film Laut Bercerita di JAFF Market, Jogja Expo Center (JEC), Senin (1/12/2025).

BANTUL – Novel fenomenal karya Leila S. Chudori, Laut Bercerita, yang telah dicetak ulang hingga 124 kali, akan diadaptasi menjadi film panjang.

Setelah sukses dengan versi film pendek pada 2017, kini rumah produksi Pal8 Pictures dan VMS Studio bekerja sama untuk menghadirkan kisah tentang penghilangan paksa aktivis mahasiswa di masa Orde Baru ini ke layar lebar.

Proyek ambisius ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar di JAFF Market, JEC, Yogyakarta, pada Senin (1/12/2025).

Film panjang ini direncanakan tayang di bioskop pada 2026.

Film ini akan tetap berfokus pada pengalaman tokoh utama, Biru Laut Wibisana, dan rekan-rekan aktivisnya di tengah represi negara.

Sinopsisnya menyoroti pengalaman pahit yang dialami para aktivis dan dampak emosional mendalam pada keluarga yang ditinggalkan tanpa kejelasan nasib.

Produser Gita Fara mengungkapkan bahwa proyek ini adalah upaya untuk merawat ingatan bangsa ini, terhadap salah satu masa kelam dalam sejarah Indonesia.

"Latar belakang dalam novel masih relevan hingga kini. Dan pembaca lintas generasi, dari pelajar, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga, menunjukkan bahwa kisah ini penting untuk terus diceritakan," ujar Budi Setiarso dari Pal8 Pictures, yang menjadikan film ini sebagai produksi perdana mereka.

Film ini akan kembali diperkuat oleh aktor dan aktris papan atas yang sebelumnya terlibat dalam film pendek.

Reza Rahadian sebagai Biru Laut Wibisana

Aktor peraih banyak penghargaan, Reza Rahadian, kembali didapuk memerankan Biru Laut.

"Saya membaca berulang script untuk menangkap esensi dari novel. Saya lakukan yang terbaik. Saya diuntungkan dari proses film pendek dahulu, sudah memahami prosesnya," tutur Reza, menunjukkan totalitasnya dalam menghidupkan karakter aktivis yang hilang.

Dian Sastrowardoyo, yang sebelumnya memerankan Anjani di film pendek, mengungkapkan kegembiraannya.

"Waktu film pendek jadi Anjani. Pengin jadi Kinan. Proses menyenangkan banget," kata Dian. 

Sementara itu, aktris Eva Celia yang baru bergabung, merasa terhormat.

"Saya bangga mendapatkan tawaran main di film ini. Ini peran yang menarik dan challenging," katanya. 

Aktris senior Christine Hakim juga turut memperkuat jajaran pemeran, meskipun sempat ragu karena masalah jadwal.

"Butuh proses panjang untuk masuk ke peran," katanya, menggambarkan keseriusan dalam mendalami karakternya.

Kursi sutradara diisi oleh Yosef Anggi Noen. Ia menegaskan, "Membuat film ini dengan hati."

"Menjadi ingatan bersama bangsa. Film keluarga yang kehilangan keluarga."

Ia juga menyebut tantangan terbesar adalah menutup jalan dan membuat suasana seolah-olah penonton berada di era 90-an.

Penulis novel, Leila S. Chudori, menjelaskan bahwa inspirasi cerita datang dari pengalamannya sebagai jurnalis.

"Ada elemen drama dan sejarah," ujarnya, menjamin kisah ini akan tetap menghanyutkan dan berdasarkan riset. (iwa) 

Editor : Iwa Ikhwanudin
#reza rahardian #film indonesia #laut bercerita #Dian Sastrowardoyo