Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kandang Sapi Mbah Kardi Jadi Kantor Polisi Zombie: Kisah Warga Ngijo di Balik Layar Abadi Nan Jaya

Iwa Ikhwanudin • Rabu, 5 November 2025 | 20:43 WIB
Ilustrasi kandang sapi yang dijadikan kantor polisi zombie (foto: tiktok, putra tunggal)
Ilustrasi kandang sapi yang dijadikan kantor polisi zombie (foto: tiktok, putra tunggal)

RADAR JOGJA –  Siapa sangka, di balik kesuksesan film horor "Abadi Nan Jaya" yang tengah viral, ada cerita menarik dari warga Ngijo, Piyungan, Bantul, yang lahannya menjadi salah satu lokasi syuting utama. Kandang sapi Mbah Kardi, seorang warga setempat, disulap menjadi "kantor polisi zombie" yang ikonik dalam film tersebut.

Baca Juga: Lokasi Syuting di Balik Film Abadi Nan Jaya: Pesona Yogyakarta yang Menggugah

Mbah Kardi, seorang pria paruh baya yang ramah, tak pernah menyangka kandang hewan miliknya akan menjadi bagian dari film besar. Awalnya, ia hanya mendapat tawaran dari tim produksi untuk menyewa lahannya. Namun, kemudian, tim produksi tertarik dengan bangunan kandang yang sederhana namun unik tersebut.

Baca Juga: Sinopsis Film Abadi Nan Jaya: Film Zombie Indonesia yang Mengguncang di Netflix

"Saya kaget waktu kandang saya mau dipakai syuting. Tapi ya senang saja, Mas, bisa ikut andil di film," ujar Mbah Kardi dengan senyum sumringah.

Selama proses syuting, Mbah Kardi dan keluarganya turut menyaksikan bagaimana kandang mereka diubah menjadi "kantor polisi" yang menyeramkan. Ia melihat para kru film bekerja keras menata properti dan menciptakan efek visual yang meyakinkan.

Baca Juga: Bantuan Langsung Tunai Sementara Tak Kunjung Cair Bikin Keluarga Penerima Manfaat Risau, Bigini Penjelasan Kemenkeu

"Saya lihat sendiri bagaimana kandang saya diubah jadi kantor polisi. Ya, meski jadi seram, tapi saya bangga," katanya.

Kehadiran tim produksi "Abadi Nan Jaya" membawa berkah tersendiri bagi Mbah Kardi dan warga Ngijo lainnya. Selain mendapatkan uang sewa, mereka juga merasakan dampak ekonomi dari kehadiran para kru film yang berbelanja di warung-warung sekitar.

Baca Juga: Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) 2025: Dari Simbol ke Aksi Nyata

"Alhamdulillah, Mas, rezeki nomplok. Warung-warung juga jadi ramai karena banyak yang beli," ungkap Mbah Kardi.

Mbah Kardi berharap, dengan adanya film "Abadi Nan Jaya", kampung Ngijo semakin dikenal luas. Ia juga berharap, lokasi syuting tersebut bisa menjadi daya tarik wisata baru bagi Piyungan dan Bantul.

Baca Juga: Prediksi Ajax vs Galatasaray Liga Champions Kamis 6 November Kick Off 03.00, H2H dan Susunan Pemain, Siapa Pemenangnya?

"Semoga banyak yang datang ke sini setelah lihat film ini. Biar kampung kami semakin maju," harapnya.

Kisah Mbah Kardi adalah salah satu contoh bagaimana sebuah film dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal. "Abadi Nan Jaya" tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan kesempatan bagi warga Ngijo untuk merasakan berkah dari industri perfilman.

(Laeli Musfiroh)

Editor : Iwa Ikhwanudin
#Abadi Nan Jaya #di balik layar #abadi nan jaya full movie #kisah warga bantul