Dalam sidang tersebut, muncul fakta mengejutkan, Tasya melalui kuasa hukumnya Sangun Ragahdo dan Riphat Senikentara menuntut nafkah hanya sebesar Rp100 perak.
Tuntutan tersebut sontak langsung menjadi sorotan publik. Angka yang sangat kecil itu dinilai bukan soal nominal, namun tentang rasa kecewa akan kepercayaan Tasya terhadap suaminya.
Diketahui juga, selama pernikahan, Tasya tidak mendapat nafkah lahir dan batin secara layak dari Ahmad.
“Dan kami juga pada gugatan kami, kami mengajukan nafkah senilai Rp100 karena mengingat bahwa selama ini Ibu Tasya pun juga merasa tidak ada nafkah selama menikah. Sehingga lebih baik kami akan ajukan sebagai bentuk tanggung jawab mantan suami terhadap anak-anaknya saja senilai Rp100." ujar kuasa hukum Tasya.
Kuasa hukum Tasya juga menegaskan, jika jumlah Rp100 saja tidak bisa dipenuhi, itu mencerminkan buruknya tanggung jawab pihak suami terhadap keluarga.
“Kalau Rp100 itu pun juga tidak dapat dipenuhi, kami juga bingung bagaimana tanggung jawabnya.” imbuhnya.
Di luar gugatan perceraian, pihak Tasya juga mengirimkan somasi kepada Ahmad Assegaf atas dugaan penggelapan dana perusahaan.
Kuasa hukum Tasya menegaskan, somasi tersebut ditujukan untuk memperoleh kejelasan, bukan serangan secara personal. Langkah hukum lanjutan masih menunggu tanggapan dari pihak Ahmad.
Penampilan Elegan Tasya Bikin Salfok
Kontras dengan tuntutan yang dilayangkan, penampilan Tasya yang mengenakan pakaian bernuansa kuning itu senada dengan warna baju pernikahannya 7 tahun lalu serta menenteng tas luxury Hermes seri Birkin 30 Himalaya Matte Niloticus Crocodile with Palladium.
Sontak, outfit ‘menyala’ Tasya itu membuat netizen salah fokus, Hermes Birkin 30 Himalaya Matte Niloticus Crocodile with Palladium diketahui bernilai fantastis. Diketahui, harga satu buah tas Hermes Birkin mencapai Rp7,5 miliar.
Hal ini sontak menjadi perbincangan publik lantaran nilai yang tak masuk akal itu dinilai bukan soal uang saja.
Banyak netizen memberi komentar sindiran terhadap Ahmad, tuntutan tersebut adalah sindiran sekaligus “tamparan” harga diri untuk Ahmad, mengingat angka Rp100 bahkan lebih kecil daripada biaya admin transfer bank.
Penulis: Ayu Andayani Saputri
Editor : Bahana.