RADAR JOGJA - Artis Wulan Gurtino berduka saat ini tengah berduka. Dalam unggahan Instagram miliknya @wulanguritno menyampaikan kabar duka atas matinya Gajah Kapten Rahman.
Gajah penghuni Taman Nasional Tesso Nilo ini ditemukan mati dalam kondisi hilang gading. Kondisi kematiannya juga mengindikasikan pemberian racun sebelum gadingnya dipotong.
Dalam unggahannya Wulan Guritno mengaku pertama kali bertemu Kapten Rahman saat berkunjung Taman Nasional Tesso Nillo.
Saat itu dia bertemu Elephant Flying Squad atau tim patroli gajah yang terdiri dari mahout atau pawang dan gajah terlatih.
Sosok Gajah bernama Rahman sendiri adalah Kapten dari tim ini.
Tugas dari Kapten Rahman dan timnya adalah menggiring gajah liar yang memasuki kebun masyarakat kembali ke habitatnya.
Tujuannya untuk mengurangi konflik antara manusia dengan gajah. Tindakan ini tulis Wulan juga bertujuan menjaga ekosistem bumi melalui kelangsungan hidup masa depan manusia dan gajah.
“Turut berdukacita atas kepergian Gajah Rahman @btn_tessonilo. Kami yang pernah bertemu juga turut merasa sangat sedih.
Kami mendukung @gakkum_klhk untuk mengusut tuntas hingga pembunuhnya tertangkap dan mendapat ganjaran yang sesuai.
Jangan biarkan terjadi lebih banyak lagi konflik antara manusia dan gajah,” tulis Wulan dalam akun Instagram miliknya.