Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Activision Blizzard dan NetEase Kembali Kerja Sama, Seperti Apa Kejelasannya...

Juliana Belence • Kamis, 28 Desember 2023 | 22:11 WIB

 

sumber gambar shacknews
sumber gambar shacknews

RADAR JOGJA – Pada November tahun lalu, Activision Blizzard mengumumkan bahwa perjanjian perusahaan tersebut dengan NetEase yang menjadi publisher untuk region China sejak 2008 akan berakhir pada tanggal 23 Januari 2023.

Melansir dari Gamebrott, hal ini terjadi karena tidak adanya kesepakatan untuk mencapai pembaruan lisensi game.

Namun setelah satu tahun berlalu, seperti Activision Blizzard dan juga NetEase akan kembali melanjutkan kerja sama.

Pada bulan Januari tahun ini, seluruh game Blizzard telah keluar dari region tersebut.

Terdapat beberapa konflik antara 2 perusahaan raksasa tersebut yang mengakibatkan pemain region ini tidak dapat menikmati game – game dari Blizzard.

Namun, hubungan kedua perusahaan ini telah kembali membaik setelah proses akuisisi yang dilakukan Microsoft terhadap Activision Blizzard sebesar 69 Miliar US Dollar beberapa waktu yang lalu.

Dikabarkan bahwa Blizzard telah berbiacara dengan beberapa publisher di negara tersebut untuk membawa kembali game mereka.

Dan perusahaan ini dapat mengembalikan kerja sama dengan NetEase.

Jika memang hal ini benar terjadi, dapat dipastikan bahwa pemain region tersebut akan kembali bermain menggunakan server lokal yang dibuat khusus berdasarkan peraturan negara ini.

Para game di region China sepertinya akan dapat kembali menikmati game seperti Overwatch 2, Diablo IV, dan World of Warcraft dengan jalur resmi tanpa VPN.

Jika kerja sama ini berhasil dan perjanjian telah ditandatangani, maka game – game dari Blizzard butuh setidaknya 6 bulan agar dapat kembali beroperasi.

Hal ini dikarenakan perusahaan harus membangun kembali operasional dan juga test server yang telah ditutup pada awal tahun ini.

Hal ini dikarenakan perusahaan harus membangun kembali operasional dan juga test server yang telah ditutup pada awal tahun ini.

Dan tentunya gamer region tersebut sudah merayakan kembalinya Blizzard ke region tersebut melalui sosial media.

Editor : Bahana.
#Activision Blizzard #NetEase #china