RADAR JOGJA - Kabar gembira buat penggemar Bu Tejo. Tokoh ini kembali hadir menyapa pecinta film Indonesia. Bu Tejo yang sosoknya sangat viral pada masa Covid 19 dalam film “Tilik”, kini kembali hadir menjadi tokoh utama dalam film Bu Tejo Sowan Jakarta. Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada 18 Januari 2024.
Film ini sangat kental dengan bahasa dan logat Jawa, dan menjadi sebuah bumbu yang menjadi ciri khas. Bu Tejo Sowan Jakarta bukanlah sekuel dari drama pendek sebelumnya. Film ini termasuk pengembangan cerita dari film pendek yang tayang pada 2019 lalu. Namun karakter Bu Tejo yang khas masih tetap dipertahankan. Karakter suka julid dan logat bahasa Jawa yang khas menjadi sebuah magnet untuk menarik ketertarikan penonton.
Film ini disutradarai oleh Andibachtiar Yusuf dan diproduseri oleh 786 Productions, Rumpi Entertainment, dan Open Doors. Film ini akan diperankan oleh Siti Fauziyah atau Bu Tejo, Aditya Lakon, Dyah Mulani, Puti Manjo, Murdiastuti, Andika Mayangsari, Deni Mugen, Abigail Siswo, dan masih banyak lagi. Film bergenre komedi keluarga.
Film Bu Tejo Sowan Jakarta memiliki cerita yang berbeda dengan film pendek Tilik. Dilihat dari trailer yang tayang di youtube Cinema 21, film menceritakan tentang keluarga Bu Tejo yang akan pergi ke Jakarta mengantar anaknya yang akan menikah dengan kekasihnya di Jakarta.
Namun, sebenarnya Bu Tejo tidak menyetujui hubungan mereka karena pacar anaknya tersebut berasal dari etnis Tionghoa. Bu Tejo berencana menyabotase bus yang mengantarnya dan keluarga dengan tujuan menggagalkan pernikahan anaknya karena terlambat. Bu Tejo dengan idenya yang cerdik melakukan berbagai trik agar perjalanannya terlambat. Sesampainya di tempat calon besannya, dia mengingatkan kembali kepada anaknya apakah dirinya yakin menikahi pacarnya tersebut.
Cerita dalam film ini tidak memiliki keterkaitan antara Tilik The Series atau Tilik dalam film pendek. Drama keluarga ini sangat hangat dan penuh pelajaran tentang bagaimana menghormati, menghargai serta memandang suku atau etnis yang berbeda-beda di Indonesia. (Annida Muthi’ah)
Editor : Reren Indranila