Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Representasi Ketidaksempurnaan Hidup Dibawakan Melalui Komedi dalam Serial Imperfect The Series 2021 dan 2022

Bahana. • Selasa, 31 Oktober 2023 | 03:00 WIB
Photo
Photo

RADAR JOGJA - Fakta kehidupan yang selalu digunakan menjadi ajang komedi. Kehidupan yang dengan ketidaksempurnaan menjadi sebuah bahan yang renyah untuk berkomedi.

Tidak untuk menyinggung tapi memberi pelajaran dan pesan untuk para penonton. Melalui komedi, kehidupan yang terasa sangat berat menjadi ringan.

Meskipun dalam berkomedi selalu berhubungan erat dengan rasa tersinggung dari beberapa pihak.

Pada masa sekarang ini film-film yang menggunakan genre komedi sangat banyak jumlahnya. Komedi digunakan sebagai bentuk mengekspresikan berbagai keresahan dalam kehidupan dari para filmmaker.

Salah satu serial komedi Indonesia yang terkenal adalah Imperfect The Series. Serial ini merupakan kisah yang melebar dari film dengan judul Imperfect yang tayang pada 2019.

Series ini hadir dengan dua season. Banyaknya sambutan masyarakat membuat tim produksi termotivasi untuk membuat dua season.

Season pertama hadir pada tahun 2021 dan season kedua hadir pada tahun 2022.

Imperfect The Series season satu dan dua diproduseri oleh Starvision, disutradarai oleh oleh sutradara baru perempuan yaitu Naya Anindita, dan cerita ditulis oleh Ernest Prakasa.

Serial ini menceritakan tentang kehidupan empat sahabat perempuan yang bersama-sama tinggal dalam satu rumah kos yang sama.

Keempat sahabat itu yaitu Netty yang diperankan oleh Kiky Saputri, Pritta diperankan oleh Aci Resti, Endah diperankan oleh Neneng Wulandari, dan Maria diperankan oleh Zsa Zsa Utari.

Keempat perempuan muda tersebut bersama-sama menghadapi liku-liku kehidupan. Berbagai permasalahan rumit mendatangi mereka satu persatu.

Kedua season serial ini memiliki cerita yang berbeda namun saling berkesinambungan. Season kedua merupakan hasil cerita yang berkembang dari season pertama.

Keduanya memiliki konflik yang berbeda, namun keduanya memiliki benang merah yang sama.

Pada season kedua terdapat pemain yang dihilangkan, namun juga terdapat penambahan pemain baru.

Pada serial ini menampilkan karakter-karakter unik para pemainnya. Para pemain memiliki karakter yang berbeda dari film-film pada umumnya.

Benang merah dalam serial ini yaitu mengangkat isu ketidaksempurnaan dalam kehidupan. Baik ketidaksempurnaan dalam bentuk fisik dan ekonomi atau finansial.

Ketidaksempurnaan hidup tersebut dibawakan dengan cara berkomedi.

Hal itu menjadi sebuah keunikan yang dimiliki serial ini, karena kebanyakan drama atau film merepresentasikan sebuah kesempurnaan hidup.

Baik dalam bentuk fisik maupun finansial. Contoh merepresentasi kesempurnaan dalam bentuk fisik, jika perempuan ditunjukkan dengan perempuan dengan wajah mulus tanpa jerawat, hidung mancung, rambut lurus panjang, dan tubuh tinggi.

Pada serial ini, para pemainnya memiliki karakter yang jauh dari kata sempurna, baik secara fisik maupun finansial.

Kedua season serial ini menampilkan bagaimana  struggling seseorang yang tidak memiliki ketidaksempurnaan tersebut.

Bagaimana mereka berjuang dan bertahan dalam menghadapi masalah-masalah yang rumit kehidupan.

Baik permasalahan dalam keluarga, permasalahan finansial, maupun permasalahan percintaan Mereka yang tidak dibekali dengan privilege baik fisik maupun finansial harus berjuang dari titik nol berjuang melawan permasalahan yang datang tersebut.

Daya tarik lain dari serial ini adalah para pemain membawakan karakter ketidaksempurnaan itu dengan berkomedi.

Celoteh-celoteh lucu dari para pemain membawakan suasana  film menjadi lebih ceria. Ketidaksempurnaan tersebut tidak untuk ditangisi, namun untuk ditertawakan.

Namun dibalik komedi yang mereka bawakan, terkandung berbagai  kritik sosial yang mereka sampaikan.

Banyak pesan kehidupan terkandung dalam serial jika ditelaah lebih dalam. (Annida Muthi’ah

Editor : Bahana.
#Film #komedi #imperfect the series