Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kisah Empat Organisasi Keagamaan Korea yang Menyesatkan : In The Name Of God: Holy Betrayal

Bahana. • Kamis, 26 Oktober 2023 | 02:00 WIB
In The Name Of God: Holy Betrayal
In The Name Of God: Holy Betrayal

RADAR JOGJA - In The Name Of God: Holy Betrayal film dokumenter korea yang penuh dengan kontroversi.

Drama ini sempat dituntut oleh salah satu pihak yang menjadi sumber cerita. Alhasil penayanganya pun sempat tertunda dalam beberapa saat.

Film ini diproduksi oleh perusahaan streaming netflix. Film dokumenter ini sudah tayang sejak bulan Maret 2023 lalu.

Film dokumenter ini banyak mendapat perhatian dari para penikmat film karena kisah yang diangkat merupakan kejadian nyata yang kontroversi di Korea.

Tim produksi film, membuka fakta  tersebut dengan gamblang tanpa ada yang ditutupi. Namun, terdapat beberapa pihak yang tidak menerima sehingga berusaha mencekal film dokumenter ini.

Film dokumenter ini terbagi menjadi delapan episode dan setiap episodenya menyajikan cerita yang berbeda -beda.

Film dokumenter In The Name Of God: Holy Betrayal menceritakan tentang aliran-aliran sesat yang ada di Korea. Aliran-aliran sesat ini berbasis organisasi agama.

Namun ajaran yang disampaikan didominasi dengan pelajaran yang menjurus kesesatan. Bukan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, malah menjauhkan diri dari Tuhan.

Sumber cerita dari film dokumenter ini berasal dari hasil investigasi dan wawancara orang-orang yang menjadi korban, serta wawancara para ahli.

Film dokumenter ini mengangkat cerita dari empat pemimpin organisasi sesat tersebut. Mereka adalah Jeong Myeong-seok, Lee Jae Rock, Kim Ki Son, dan Park Soon Ja.

Kisah keempat organisasi sesat ini terbagi menjadi delapan episode yaitu setiap satu episode menyajikan kisah atau cerita satu organisasi ini.

Pada episode pertama hingga ketiga  menceritakan kisah organisasi JMS yang dipimpin oleh Jeong Myeong Seok.

Baca Juga: Hati-Hati! Ajak Orang Lain Golput Bisa Kena Denda Rp36 Juta dan Penjara 3 Tahun

Pada tahun 1980-an organisasi ini menjadi paling terkenal. Pada episode satu membahas bagaimana awal mula Jeong Myeong Seok mendapatkan ribuan pengikut sejati.

Ia memiliki kriteria tersendiri untuk menggaet pengikutnya. Kriteria tersebut seperti perempuan yang memiliki tubuh yang tinggi dan berat badan ideal. Hal itu menjadi awal mula permasalahan-permasalahan muncul.

Kemudian pada episode empat hingga enam membahas tentang organisasi Baby Garden yang dipimpin oleh seorang perempuan bernama Kim Ki Soon.

Kim Ki Son pada awalnya merupakan murid seorang pendeta, namun pendeta tersebut terjerat kasus dan harus mendekam di penjara.

Kim Ki Soon ingin membantu agar tidak kehilangan jemaatnya. Namun malah melewati batas, karena seiring berjalannya waktu ia mengklaim dirinya sebagai Tuhan.

Dan dua episode terakhir membahas tentang seorang pendeta bernama Lee Jae Rock yang memimpin Gereja Pusat Manmin.

Ia mengklaim dirinya sebagai Kristus kedua dan terkenal dapat menyembuhkan orang keahlian spiritualitasnya.

Namun ternyata, ia hanya seorang penipu dan juga pernah melakukan pelecehan terhadap pengikutnya.

Masalah demi masalah berdatangan, salah satunya permasalahan dengan stasiun televisi MBC. Permasalahan tersebut sangat meresahkan publik. Alhasil mereka pun akhirnya di boikot oleh masyarakat.

Film dokumenter ini sangat menarik. Tim produksi menyusun cerita tentang organisasi-organisasi ini dengan runtut.

Hal tersebut, membuat fakta yang disampaikan semakin jelas. Penikmat bisa menyaksikan film dokumenter ini melalui aplikasi streaming Netflix. (Annida Muthi’ah)

 

 

Editor : Bahana.
#Film #korea